oleh

Angka Kelahiran pada Bayi di Kota Marmer Mengalami Peningkatan

Tulungagung, (afederasi.com) – Kasus angka kelahiran bayi di Kota Marmer tergolong cukup tinggi. Buktinya sepanjang triwulan ketiga yakni sampai September 2020, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung telah mencatat 10.809 kasus kelahiran bayi.

Jumlah ini tergolong cukup tinggi jika dibandingkan dengan triwulan ketiga sampai bulan September tahun 2019 lalu, yakni 10.593 kelahiran bayi. Untuk perbandingan jenis kelamin bayi laki- laki sebanyak 55 persen, sedangkan untuk bayi perempuan sebesar 45 persen.

“Artinya, terjadi peningkatan sejumlah 216 kasus kelahiran pada bayi sampai bulan September,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung dr Kasil Rohmat melalui Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat, Mohammad Arfan,  Minggu (8/11/2020).

Arfan melanjutkan, peningkatan angka kasus kelahiran pada bayi ini disebabkan oleh beberapa faktor. Seperti, tingginya persalinan yang di tolong oleh tenaga kesehatan (nakes), banyaknya kehamilan yang tidak diinginkan, dan banyaknya kehamilan pada ibu di usia muda.

Dari data yang berhasil dihimpun afederasi.com, untuk jumlah persalinan yang di tolong oleh nakes sebanyak 10.797 kasus per bulan September lalu. Ada peningkatan jumlah bila dibandingkan dengan bulan September tahun 2019, yaitu 10.599 kasus.

“Berarti ada peningkatan sejumlah 198 kasus yang ditangani oleh nakes,” tambahnya.

Masih menurut Arfan, pada saat ini persalinan ibu hamil (bumil) harus dibantu oleh nakes. Tidak bisa dibantu oleh dukun. Pasalnya, persalinan yang tidak didampingi oleh nakes akan menimbulkan resiko yang tinggi pada bumil.

“Pada bulan September lalu jumlah kasus kematian pada bumil sebesar 11 kasus,” pungkasnya. (er/dn)

News Feed