oleh

Karang Taruna Tunas Pemuda Gelar Lomba Kampung Merdeka

Banyuwangi, (afederasi.com) – Berbagai cara warga untuk peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 Republik Indonesia. Karang Taruna Desa Kebaman ‘Tunas Pemuda’ mengajak seluruh element masyarakat berpartisipasi dalam lomba kampung merdeka. Bertempat di Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi.

Ketua Karang Taruna Desa Kebaman, Rizki A. Restiawan mengatakan, lomba kampung merdeka bertujuan untuk membangkitkan semangat rasa nasionalisme masyarakat di tengah pandemi. Tema yang dipilih adalah ‘Semangat Kemerdekaan Menyambut Era New Normal’, dengan menghias lingkungan RT atau RW dengan ornamen bernuansa merah putih khas kemedekaan.

“Bisa dengan membuat gapura bambu, memasang lampu hias, umbul-umbul maupun pernak-pernik. Kami bebaskan, agar masyarakat bisa berkreasi,” kata Rizki, (13/8/2020).

Rizki menambahkan, dalam lomba tersebut para peserta yang terdiri dari warga lingkungan RT atau RW wajib memperhatikan aspek kedisiplinan berupa protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Ini dilakukan agar selama pelaksanaan lomba dapat berjalan lancar dan sesuai anjuran dari pemerintah,” tambah Rizki.

Pemuda lulusan Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi tersebut menjelaskan, konsep Kampung Merdeka tercetus karena melihat kondisi masyarakat ditengah pendemi Covid-19 yang ruang geraknya terbatasi, hingga beberapa aktifitas harus dilakukan via online.

Baca Juga  Penerapan New Normal Perlu Kajian Kembali, Sehari Tambah 27 Kasus Konfirmasi Positif Covid-19

“Termasuk anak-anak sekolah yang memang harus melakukan kegiatan belajar mengajar dengan cara daring. Ini kemudian penting kita fikirkan tentang bagiamana mencari jalan keluar,” terangnya.

Itu sebabnya, lanjut Rizki, dalam Lomba Kampung Merdeka tersebut, para peserta RT atau RW yang meraih juara akan mendapatkan hadiah berupa pemasangan Wi-Fi secara gratis yang digunakan untuk kebutuhan selama masa pandemi. Pemenang akan diambil juara 1, 2 dan 3.

“Alhamdulillah semua pengusaha Wi-Fi yang ada di Desa Kebaman memberi support, untuk ikut bersama memikirkan permasalahan ini. Wi-Fi tersebut bisa dimanfaatkan untuk anak-anak di lingkungan RT atau RW setempat dalam kegiatan tugas daring di sekolah,” tambah Rizki.

Rizki melanjutkan, dalam lomba tersebut ada beberapa penilaian bagi para peserta. Pertama tentang kedisiplinan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan kebersihan lingkungan, kedua dari unsur ornamen hiasan merah putih. Ketiga estetika dan yang ke empat tentang kekompakan.

“Ke empat indikator penilaian tersebut harus terpenuhi jika ingin menjadi juara dalam Lomba Kampung Merdeka,” tutur Rizki.

Baca Juga  Dishub Surabaya Siapkan SOP Transportasi di Masa Transisi PSBB

Pendaftaran lomba mulai tanggal 1 hingga 14 Agustus 2020. Untuk penilaian dilakukan mulai tanggal 16-29 Agustus 2020. Sementara pengumuman pemenang akan dilakukan pada tanggal 30 dan penyerahan hadiah pada tanggal 31 Agustus 2020.

Meski begitu Rizki juga mengingatkan bahwa tujuan daripada lomba tersebut bukan sekedar mendapatkan hadiah semata. Namun lebih kepada bagaimana manfaat dan semangat masyarakat dalam merayakan hari kemerdekaan RI.

Semangat masyarakat Desa Kebaman dalam menyambut Lomba Kampung Merdeka sangat luar biasa. Hampir tiap sudut desa nampak sudah terpasang ornamen bernuansa merah putih khas kemerdekaan. Mulai bendera merah putih, umbul-umbul hingga gapura selamat datang.

Kepala Desa Kebaman, Alif Burhanuddin menyambut baik apa yang dilakukan oleh pemuda Karang Taruna. Ide kreatif tersebut patut didukung sebagai bagian dari proses pengabdian kepada masyarakat.

“Ditambah lagi semangat masyarakat juga luar biasa. Di tengah pendemi, tapi tetap guyup merayakan kemerdekaan RI,” tandas Alif Burhanuddin. (son/am)

News Feed