Senin, 25 Juli 2022, 19:12 WIB

Warga Kediri Gelar Demo Tuntut Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Dicopot

Kediri, (afederasi.com) – Puluhan masa yang tergabung dalam aliansi Kediri bersatu mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Kota Kediri di Jalan Mayor Bismo Semampir Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Senin (25/7/2022).

Mereka menuntut kepala dinas yang sekarang dijabat oleh Siswanto untuk dicopot dari jabatannya karena telah lalai dalam penanganan dugaan pelecehan siswa oleh guru di Kota Kediri beberapa waktu lalu.

“Saya sangat kecewa dengan peristiwa ini, untuk itu copot  kepala dinas sekarang,” ucap Koordinator aksi masa Supriyo, Senin (25/7/2022) pagi.

Supriyo menilai kepala dinas sekarang tak becus dalam menangani kasus yang melibatkan oknum guru di lingkup Kediri. Priyo menyebut, ada dugaan kasus ini ditutup-tutupi. Hal ini dengan tidak dilibatkannya pihak kepolisian pada proses sebelumnya, padahal kasus ini menurutnya sudah diketahui sejak pertengahan bulan Juni lalu.

“Maka ini telah melanggar hukum dan harus diberhentikan sekarang juga karena telah melakukan penyembunyian dan penghalang-halangan kasus tersebut,” bebernya.

Sedangkan untuk langkah selanjutnya, masa aksi akan melanjutkan laporan ke pihak kepolisian. Jika dirasa tidak ada tindak lanjut atas laporan tersebut, pihaknya juga akan mengancam menggelar aksi yang lebih besar lagi.

“Kita agendakan Minggu depan, kalau Polres tidak ada tindakan kita akan demo lagi,” ungkapnya.

Atas kejadian itu, Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan Anak Indonesia, Jeny Claudya Lumowa menyayangkan kasus telah terjadi. Pihaknya mendukung seluruh elemen masyarakat yang terus mengawal dan menyuarakan kasus pencabulan ini sehingga tidak berlarut secara berkepanjangan dan merembet kemana-mana.

“Saya kecewa dan kami akan mengawal kasus ini hingga selesai,” ungkapnya.(sya/dn)