oleh

Usir Nyamuk dengan Asap, Enam Ekor Kambing Mati Terpanggang

Tulungagung, (afederasi.com) – Nasib apes menimpa Sudermo (62) warga Desa Rejoagung Kecamatan Kedungwaru. Pasalnya, enam ekor kambing miliknya yang berada di dalam kandang mati terpanggang. Diduga, api berasal dari bekas pembakaran sisa pakan yang sengaja dibakar untuk mengusir nyamuk.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui PS Paur Humas Bripka Endro Purnomo mengatakan, kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang bernama Ribut (47) sekitar pukul 21.00 WIB. Ketika itu, saksi melihat di belakang rumah korban ada kobaran api yang cukup besar.

“Mengetahui itu, saksi langsung memberitahu korban yang saat itu sedang melihat televisi,” katanya.

Setelah dicek kebelakang lanjut Endro, ternyata api sudah membakar seluruh bagian kandang kambing. Bahkan, enam ekor kambing yang terdiri dari dua indukan, dan empat anakan (cempe) juga sudah dalam keadaan tewas terpanggang.

“Karena api semakin membesar, akhirnya warga sepakat melaporkannya ke Polsek Kedungwaru yang diteruskan ke petugas Damkar,” tambahnya.

Endro melanjutkan, api baru bisa dijinakkan setelah petugas Damkar mendatangi lokasi. Sedangkan petugas dari Inafis Tulungagung dan Unit Reskrim langsung melakukan olah TKP.

Baca Juga  Bertamu di Rumah Istri TKI, Oknum Polisi Dibawa Warga ke Kantor Desa

“Petugas juga memeriksa sejumlah saksi termasuk korban,” ungkapnya.

Hasilnya, diduga kuat penyebab kebakaran api tersebut karena ada kelalaian istri korban. Dimana sebelumnya, istri korban membakar sisa makanan kambing di dekat kandang. Tujuannya untuk mengusir nyamuk. Namun saat istri korban meninggalkan lokasi, api tersebut menjalar ke seluruh bangunan kandang hingga membakarnya.

“Akibat kebakaran tersbeut diduga korban mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta,” tambahnya.

Endro menambahkan, dalam kesempatan tersebut pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati. Jika meninggalkan rumah diharap untuk memastikan hal-hal yang berpotensi menyebabkan kebekaran benar-benar aman. (yp)

News Feed