oleh

Tuju Pasangan Tanpa Surat Nikah Diamankan Oleh Satpol PP

Petugas dari satuan polisi pamong praja (Satpol PP) memeriksa identitas penghuni kos yang ada di Kelurahan Kampungdalem, Kecamatan Tulungagung

Tulungagung, (Afederasi.com) – Sebanyak 14 orang dengan terpaksa digelandang ke kantor Satpol PP Kota Marmer pada Senin (4/11/2019) pagi. Pasalnya, mereka kedapatan berada dalam satu kamar kos masuk Kelurahan Kampungdalem, Kecamatan Tulungagung tanpa bisa menunjukkan surat nikah.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Johanes Bagus Kuncoro melalui Kasi Informasi dan Publikasi Anindya Putra mengatakan, razia ini merupakan bentuk respon pihaknya terhadap aduan masyarakat yang diterimanya. Menurutnya, di rumah kos milik Jito tersebut kerap disalah gunakan dan tidak sesuai peruntukannya.

“Informasinya, rumah kos tersebut sering dimanfaatkan oleh pasangan bukan suami istri untuk menyewa kost dengan harga sewa sebulan sekitar Rp 250 ribu,” katanya.

Karena masyarakat dibuat risih dengan aktivitas tersebut lanjut Anindya, akhirnya pihaknya melakukan razia. Hasilnya, sebanyak 7 pasangan bukan suami istri berhasil diamankan. Meskipun dua diantaranya bisa menunjukkan surat nikah siri.

Baca Juga  Polisi Sisir Rumah Kos, Deteksi Adanya Gerakan Radikalisme Dan Anti Pancasila

”Mereka semua kami data dan diberikan surat peringatan,” terangnya.

Anindya melanjutkan, dari hasil pendataan sementara, mayoritas si perempuan berprofesi sebagai pemandu lagu di beberapa cafe dan karaoke yang ada di Tulungagung. Mereka berasal dari luar kota dan ada juga yang berasal dari dalam kota.

“Semuanya dewasa, tidak ada yang dibawah umur,” jelasnya.

Anindya menambahkan, pihaknya juga berencana memanggil pemilik rumah kos tersebut. Pemanggilan ini untuk mengkalrifikasi kenapa pihak pengelola mengijinkan pasangan bukan suami istri tinggal satu kamar.

“Kita juga akan tanya soal perijinannya,” pungkasnya. (ra/an)

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed