oleh

Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Kapolres Wajibkan Bhabinkamtibmas DDS Hingga Sholat Berjamaah

Anggota Bhabinkamtibmas Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir Bripka Deny Krisdiono saat melakukan DDS di pasar hewan desa setempat

Tulungagung, (Afederasi.com) – Kepolisian Resor (Polres) Tulungagung terus berbenah dan berinovasi untuk meningkatkan pelayanan khususnya menciptakan situasi kamtibmas. Melalui jargon Astutinya, Kapolres mewajibkan anggota Bhabinkamtibmas (BKTM) untuk giat sambang masyarakat  door to door system (DDS) dan menunaikan sholat berjamaah.

“Setiap angggota BKTM dalam sehari harus melaporkan minimal lima kegiatan kunjungan di wilayahnya masing-masing,” tegas Kapolres Tulungagunh AKBP Eva Guna Pandia kepada afederasi.com, Kamis (31/10/2019).

Pandia mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk semakin mendekatkan diri antara polisi dengan masyarakat. Harapannya, ketika ada sesuatu permasalahan di tingkat bawah bisa segera ditindaklanjuti atau dicarikan penyelesaiannya.

“Kami yakin di sana (masyarakat-red) setiap hari pasti ada permasalahan-permasalahan,” katanya.

Selain itu lanjut Pandia, dewasa ini berbagai bentuk kejahatan dan pelanggaran sudah semakin kompleks. Artinya polisi tidak boleh berdiam diri atau hanya menunggu aduan masyarakat. Tetapi polisi harus menjemput bola ke bawah. Sehingga kehadiran polisi benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga  AKBP EG Pandia Siap Pimpin Kota Marmer Yang Astuti

“Ujung tombak kami memang anggota BKTM, karena mereka yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” terangnya.

Pandia menjelaskan, adapun teknis program sambang masyarakat yang dikemas dalam door to door system (DDS) ini yakni, setiap hari anggota BKTM diwajibkan turun ke wilayahnya masing-masing serta melakukan pendataan, dokumentasi, dan membuat laporan situasi.

“DDS ini bisa dilakukan di tempat-tempat umum seperti tempat ibadah, pasar, tempat wisata, atau ke rumah-rumah warga,” imbuhnya.

Bahkan bagi anggota yang beragama Islam lanjut Pandia, pihaknya mengjimbau agar selalu melaksanakan sholat berjamaah di masjid.musholla wilayahnya masing-masing. Menurutnya, hal ini juga bermanfaat untuk menangkal gerakan radikalisme.

“Nanti di masing-masing desa juga akan kita buat semcam posko/rumah Astuti. Nantinya tempat tersebut difungsikan untuk aduan masyarakat, konsultasi hukum, dan sebagainya,” jelasnya.

Pandia menambahkan, pihaknya berharap dengan terobosan dan inovasi-inovasi yang baru ini situasi kamtibmas di Tulungagung bisa aman dan kondusif. (ra/an)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed