oleh

Seorang Debt Collector Diamankan Polisi, Karena ini

Penganiayaan terhadap anak (ilustrasi-istemewa)

Surabaya, (Afederasi.com) – Unit Reskrim Polsek Benowo Surabaya, telah mengamankan DP (39) warga Uka 19/ Sawah, Rt/Rw 007/002 Kelurahan Sememi Kecamatan Benowo, yang merupakan seorang debt collector pada Jumat tanggal 27 September 2019 sekira pukul 17.00 WIB.

Penangkapan terhadap debt colector tersebut, lantaran dia diduga sebagai pelaku penganiayaan anak dibawah umur

Kapolsek Benowo Kompol didampingi kanit reskrim Iptu Jumeno mengatakan,  pelaku DP ini melakukan penganiayaan terhadap, RH (16), pelajar SMP di belakang Pom Mini Jalan Raya Tengger, Kandangan, Kecamatan Benowo, Surabaya. Korban saat itu sedang beristirahat di kios Pom bensin mini milik Irawan ayahnya.

Saat itu, tiba-tiba pelaku datang dan marah-marah. Tidak hanya marah, pelaku juga menendang korban yang masih anak-anak itu mengenai punggung sebanyak satu kali.

“Hal tersebut dilakukan karena sebelumnya ditegur oleh anak korban bernama RH (16) . Korban yang ketika itu memergoki pelaku yang kerap mabuk ini masuk area Pom Mini,” kata Hakim, Senin (30/9/2019).

Baca Juga  Diduga Aniaya Pelajar Kelas III SD, Perempuan Ini Dipolisikan

Hakim menuturkan dengan penuh rasa emosi, pada saat melakukan penganiayaan, pelaku juga mengeluarkan pisau badik yang diarahkan ke wajah korban sehingga korban merasa ketakutan dan menghindar dari amukan pelaku.

Sebenarnya, atas teguran anaknya itu kepada pelaku, orang tua korban selaku pelapor memohon maaf kepada pelaku agar anaknya tidak dianiaya.

“Namun tersangka tetap marah dan mengancam korban dengan pisau badik yang dipegangnya,” tambah Jumeno.

Atas kejadian ini, sehari setelahnya pada, Sabtu (28/09/2019) sekira pukul 08.30 WIB, korban didampingi orang tuanya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Benowo.

Anggota Reskrim langsung mendatangi tempat kos pelaku dan berhasil mengamankannya beserta alat bukti berupa pisau badik yang dipergunakan untuk menodong korban.

Selanjutnya pelaku dan barang buktinya dibawa ke Polsek Benowo guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku akan dijerat pasal terkait membawa senjata tajam tanpa dilengkapi surat ijin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76C UURI No. 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dan atau Pasal 2 ayat 1 UU darurat No. 12 Tahun 1951,” pungkasnya. (an/am)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed