oleh

Rumah Pohon di atas Awan, Pesona Keindahan Wisata Belik Waru

Trenggalek, (afederasi.com) – Wisata Belik Waru dengan pesona keindahan rumah pohon di atas awan yang berada di Dusun Kedekan, Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek merupakan destinasi wisata yang terpendam.

Wisata yang mulai dirintis tersebut suasananya terkonsep menyatu dengan alam. Dan ditempat ini wisatawan bakal dimanjakan dengan keindahan pesona rumah pohon di atas awan.

Letaknya sangat strategis dan terjangkau. Hanya sekitar 8 kilometer ke arah selatan dari pusat kota. Wisata tersebut akan menjadi potensi destinasi wisata baru di Kabupaten Trenggalek.

“Awalnya para pemuda melihat potensi alam yang sangat luar biasa di lokasi ini. Kemudian masyarakat Dusun Kedekan mengadakan urun rembuk dan rapat bersama untuk mewujudkan wisata Belik Waru,” ungkap Tarkiyat, Minggu (16/8/2020).

Dari musyawarah bersama itu, lanjut Tarkiyat sekaligus anggota Komisi II DPRD Trenggalek, akhirnya terwujud wisata. Mungkin kali ini memang belum maksimal. Namun beberapa konsep telah tertata rapi sedemikian rupa.

“Keindahan bukit Belik Waru dikemas dengan adanya rumah pohon yang saat ini sedang ditata dan dikerjakan,” terangnya.

Baca Juga  Upaya Pemulihan Ekonomi, Dewan Gelar Rapat Dengar Pendapat Bersama Tiga OPD

Menurut Tarkiyat, konsep kedepan wisata Belik Waru akan di wujudkan kebun buah atau pohon multi guna, tempat mainan anak-anak serta tempat camping. Bahkan akan ada wisata kuliner untuk mendampingi pengunjung menikmati pemandangan alam dari atas bukit.

“Konsep awal, wisata ini akan dibuat menyatu dengan alam, sehingga dibuatlah rumah pohon. Tidak hanya itu, juga bakal ada jalur trail untuk menarik para komunitas trail serta sepeda gunung,” jelasnya.

Lebih lanjut Tarkiyat menjelaskan, untuk pengelolaannya masih berupa kemandirian pemuda Dusun Kedekan bersama masyarakat sekitar dengan cara gotong royong, mulai materiil, tenaga hingga pikiran.

“Untuk saat ini paguyuban sedang mengurus Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan perhutani sebagai pemilik lahan,” imbuhnya.

Ditambahkan Tarkiyat, jika kerjasama sudah kelar dan telah ada payung hukum berupa Pokdarwis, kemudian bakal di ajukan untuk kucuran anggaran melaui APBD.

“Kebetulan saya sebagai anggota DPRD di Komisi II yang juga membahas tentang pariwisata. Kami sudah melakukan komunikasi dengan Dinas Pariwisata. Tentunya untuk membentuk Pokdarwis sebagai dasar,” pungkasnya. (pb/dn)

News Feed