oleh

RSUD Salah Informasi, Pasien Dikabarkan Meninggal

Blitar, (afederasi.com) – Seorang pasien di ruang isolasi RSUD Mardi Waluyo Blitar dikabarkan meninggal dunia. Namun , saat di periksa oleh keluarga ternyata pasien tersebut keliru. Peristiwa kesalahan informasi mengenai pasien meninggal terjadi di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

Harnanik (53) warga warga Desa Bendowulung, Kecamatan Sanan Kulon, Kabupaten Blitar, dikabarkan meninggal oleh petugas ruang isolasi RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Pasien dengan penyakit stroke tersebut di bawa ke rumah sakit. Karena musim pandemi dan mengalami sesak nafas kemudian  di rawat di ruang isolasi.

Harnanik dikabarkan meninggal pada hari Senin (24/8) jam 07.00 WIB. Saat itu keluarga sudah mempersiapkan berbagai  persiapan untuk menunggu kedatangan jenazah dari RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

Menurut Nanung, anak Harnanik mengatakan bahwa, saat di beritahu mengenai kabar meninggalnya ibunya di, ayahnya kemudian kerumah sakit untuk menyelesaikan administrasi dan mendoakan ibunya. Namun ayahnya kaget saat melihat membuka selimut jenazah ternyata bukan istrinya.

“Saat mendengar ibu saya meninggal, Putut ayah saya kemudian mendatangi rumah sakit. Proses administrasi sudah dilakukan dan begitu mau melihat wajah isterinya tersebut. Ayahnya terkejut karena yang meninggal tersebut bukan Harnanik,” kata Nanung.

Baca Juga  Abaikan Sila Keempat Pancasila, Demontrasi Bermunculan

Sementara Wadir Bidang Pelayanan, dr Herya Putra ketika dikonfirmasi mengenai hal ini mengatakan sudah croschek ke ruangan dan keperawatan, mengakui adanya kesalahan orientasi tempatnya atau pemindahan tempat tidur.

“ Kami sudah menyampaikan permintaan maaf ke keluarga, serta dari keluarga ada permintaan lain yaitu pendisiplinan dan akan diperbaiki sistem ini untuk antisipasi kedepan tidak terulang lagi. Ini pertama kali terjadi, sebelumnya untuk foto thorax pasien dipindah ke satu tempat agar tidak terpapar ke yang lain,” tandasnya. (ana/am)

News Feed