oleh

Polda Jatim Gagalkan Peredaran 8,4 Kg Sabu

Surabaya, (afederasi.com) – Ditresnarkoba Polda Jatim berhasil menggagalkan pengiriman sabu dengan berat mencapai 8,4 kilogram. Untuk mengelabuhi petugas, barang haram tersebut dikemas dalam the produk China.

Dari hasil penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti dari dua jaringan beserta tersangka. Untuk jaringan Malaysia sebanyak 5.320 gram sabu, dalam lima kantong kemasan teh produk cina, dengan tersangka berinisial H (33) warga pakal Surabaya.

H ini ditangkap di tempat parkir Giant Grand Cakung, Jl. Raya Sultan Hamengkubuwono, Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Selanjutnya, dari hasil penangkapan tersangka H, polisi masih melakukan pengejaran terhadap Warga Negara Malaysia yang bertugas sebagai penyuplai barang dari Malaysia ke Jakarta, untuk diedarkan di Jawa Timur.

Sementara modus yang sama juga dilakukan oleh dua tersangka pengedar asal Jawa Timur, yakni sabu dalam kemasan teh produk cina, sama seperti jaringan Malaysia namun beda Jaringan.

Kedua tersangka jaringan Jakarta ini berinisial L (38) warga Gempol, Pasuruan dan NSA (38) warga Bareng, Jombang. Dari penangkapan kedua tersangka ini, polisi berhasil mengamankan 3.094,9 gram sabu, dalam tiga kantong kemasan teh produk cina.

Baca Juga  Kejari Tanjung Perak Selamatkan Uang Negara Ratusan Juta

Kedua tersangka L dan NSA berhasil diamankan petugas Ditresnarkoba Polda Jatim, di rumah tersangka L, di kawasan Wonosunyo kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Kedua tersangka diamankan usai mengambil barang haram tersebut dari Jakarta menuju Pasuruan, dengan mengendarai mobil.

Menurut keterangan kedua tersangka, mereka mengaku mendapatkan barang narkoba jenis sabu dengan kemasan teh produk cina tersebut, dari seseorang yang kerap di panggil Sinyo atau Pakde (DPO) warga Jakarta.

“Dari hasil penangkapan kedua jaringan ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti total seberat 8,4 kilogram sabu dalam kemasan teh produk luar negeri.” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Rabu (26/8/2020).

Trunoyudo menjelaskan, dengan total barang bukti yang diamankan tersebut, polisi berhasil menyelamatkan ribuan warga Jawa Timur.

“Dengan barang bukti sebanyak 8,4 kilo gram ini, Polda Jatim berhasil menyelamatkan 20 ribu warga Jawa Timur dari bahaya narkoba,” katanya.

Trunoyudo menambahkan, kini polisi terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lain. Sedangkan ketiga pelaku yang berhasil diamankan harus menjalani proses hukum sesuai dengan undang undang yang menjerat mereka. (al/yp)

News Feed