oleh

Petugas Singkirkan Lapak Pedagang Pasar Keputran yang dijadikan Tempat Tinggal

Surabaya, (afederasi.com) – Pasar Keputran yang telah diliburkan selama sepekan, pasca ditemukan 37 orang terkonfirmasi Covid-19. Ternyata juga dijadikan tempat tinggal oleh para pedagang. Dengan adanya itu, oleh petugas PD Pasar Surya Surabaya disingkirkan atau dibersihkan.

“Termasuk tempat tidur, sekiranya alat peraganya yang bukan alat peraga yang ada hubungannya sama dagangan kita singkirkan, kalau bongkar enggak,” ungkap Direktur Teknik dan Usaha, PD Pasar Surya Surabaya, Muhibuddin saat melakukan pembersihan Pasar Keputran, Kamis (23/7/2020).

Muhibuddin menjelaskan, sebenarnya pedagang tidurnya bukan di tempat tidur layaknya kamar. Melainkan di bawah meja di stand tempat dia berdagang.

“Bukan seperti kamar kos, yang bener-bener seperti kamar kos ya kita biarkan, tapi kalau sifatnya masih full dengan meja. Kalau memang ketahuan itu memang untuk hunian yaudah habis itu kita bongkar, tapi bentuknya itu meja,” paparnya.

Ia menjelaskan, ada sekitar 20 stand yang digunakan tidur. Hanya saja material ember pecah dan sampah dikumpulkan namun tidak digunakan. Sedangkan stand hang benar-benar digunakan tidur seperti kamar kos, Muhibuddin mengatakan ada satu. Itu pun langsung dibongkar oleh PD Pasar.

“Satu kalau gak salah, jadi bentuknya dinding gitu kayak kamar, dibongkar itu,” ujar Muhibiddin.

Saat disinggung soal pedagang, Muhibuddin menyampaikan, jika secara aturan memang tidak boleh stand di pasar dipakai untuk tidur. Untuk pedagang yang keberatan standnya dibersihkan, dia memaklumi hal itu. Namun sebelumnya sudah disampaikan bahwa pasar tidak boleh dijadikan tempat tinggal.

“Sekarang tinggal penertibannya. Alasan ngerti gak ngerti harus nurut, itu kan peraturannya kan seinget saya bukan peraturan PD Pasar, jadi tempat dan perniagaan itu memang gak boleh dipakai untuk hunian,” tutup Muhibiddin. (dwd/an)

News Feed