Jumat, 18 Juni 2021, 18:44 WIB

Petugas Lapas IIA Banyuwangi Tanda Tangani Komitmen Berantas Narkoba

Banyuwangi, (afederasi.com) – Komitmen seluruh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kabupaten Banyuwangi, dalam memberantas peredaran barang terlarang masuk di dalam Lapas dituangkan dalam surat pernyataan bersama, penandatanganan surat dilakukan oleh seluruh petugas, di Aula Sahardjo Lapas Banyuwangi, Jumat (18/6/2021).

Upaya pemberantasan barang terlarang seperti Narkoba, Handphone atau yang lainnya, akan sia-sia jika tidak punya komitmen kuat. Untuk itu surat pernyataan berisikan komitmen untuk memberantas Narkoba dan Handphone di dalam Lapas tersebut ditandatangani oleh seluruh petugas.

Dalam surat tersebut juga tertuang sanksi dan tindakan tegas, apabila ada petugas yang melanggar atau memfasilitasi Warga Binaan.

“Tanpa terkecuali, seluruh petugas baik itu jajaran pengamanan atau yang di staf kantor, wajib ikut serta dalam memberantas hadphone dan narkoba didalam Lapas,” kata Kalapas Banyuwangi, Wahyu Indarto.

Wahyu menambahkan, langkah awal yang harus dilakukan adalah memastikan tidak ada warga binaan yang menggunakan handphone. Karena dari penggunaan handphone oleh warga binaan bisa muncul berbagai masalah datang, termasuk transaksi narkoba.

Baca Juga  AKBP Miko Indrayana : Komitmen Bersama, Tak Salah Gunakan Narkoba

“Kita harus bisa tunjukan kepada masyarakat dan Kementerian bahwa Lapas dan Rutan sudah bukan lagi menjadi sarang narkoba,” tegas alumni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poktekip) angkatan 34.

Wahyu menjelaskan, satukan tekad untuk melawan narkoba. Perintah melawan barang terlarang tersebut sudah disampaikan Presiden yang ditegaskan oleh Menteri, Dirjen Pemasyarakatan dan Kakanwil Kemenkunham. Dengan surat pernyataan komitmen ini petugas bisa lebih berhati hati dalam melaksanakan tugas dan kewajiban.

“Mari kita satukan tekad untuk perang melawan narkoba, khususnya di Lapas Banyuwangi,” ungkapnya.

Dengan komitmen kuat, Wahyu berharap, seluruh jajaran petugas tidak tergiur dengan godaan untuk memasukkan narkoba kedalam Lapas. Untuk itu surat pernyataan komitmen bersama ini dibuat, agar benar-benar dilaksanakan sebaik mungkin. Semangat terus dalam melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai petugas Lapas.

“Tidak ada kompromi bagi saya bila ada petugas yang melanggarnya. Mari kita lakukan perubahan dan tegakkan tata tertib yang berlaku,” pungkasnya. (ron/dn)

News Feed