oleh

Penyelundupan Lobster Bernilai Miliaran Rupiah, Berhasil digagalkan di Juanda

Surabaya, (afederasi.com) – Tim pengamanan Bandar Udara Internasional Juanda Aviation security beserta Satgaspam TNI AL telah berhasil mengagalkan upaya penyelundupan bibit lobster.

Yang mana bibit lobster ini rencananya akan terbang dari Bandar Udara Internasional Juanda menuju Bandar Udara Hang Nadim Batam dengan pesawat Lion Air JT-971.

Penggagalan ini merupakan yang kedua kali selama Tahun 2020, dimana sebelumnya, pada Bulan Juli, tim pengamanan Bandara Juanda juga berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 32 kantong plastik berisi 3.915 bibit lobster.

Sebelumnya, pelaku masuk ke area lobi bandara dan melakukan verifikasi dokumen penerbangan pada pukul 05.58 WIB. Saat pelaku dan koper berwarna silver melawati area pemeriksaan keamanan pada pukul 06.06 WIB, tim aviation security mendapati scan X-Ray yang mencurigakan pada isi koper, sehingga sesuai prosedur dilakukan pemeriksaan secara manual.

“Kecurigaan para petugas terbukti, hasil pemeriksaan menunjukkan isi koper adalah bibit lobster yang dibungkus pakaian bekas tanpa disertai surat-surat resmi dari BKIPM,” ungkap General Manager Bandar Udara Internasional Juanda, Heru Prasetyo saat dikonfirmasi, Selasa (18/8/2020).

Baca Juga  Polisi amankan Pengepul Baby Lobster diduga Ilegal asal Trenggalek

Heru mengungkapkan, pada saat dilakukan pemeriksaan, di dalam koper tersebut ditemukan 39 kantong plastik dalam gulungan busa yang berisi total 38.252 ekor bibit lobster dengan prediksi nilai sebesar 3,8 miliar rupiah. Menurutnya, meskipun di suasana hari libur kemerdekaan, pengawasan dan pengamanan pihak bandara tidak lengah atau berkurang.

Secara khusus pihaknya telah menginstruksikan kepada petugas di lapangan untuk meningkatkan pelayanan, pengawasan dan pengamanan terutama saat musim libur seperti saat ini.

“Termasuk peningkatan pengawasan lalu lintas ikan dan hasil perikanan melalui bandara bersama stakeholder terkait yaitu Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Surabaya I dan TNI AL agar tidak ada lagi penyelundupan hasil perikanan melalui bandara,” ujarnya.

Masih menurut Heru, jika para petugas tidak akan memberikan ruang untuk tindakan-tindakan melanggar hukum. Ia berharap ini menjadi peringatan bagi siapapun yang berniat melakukan tindakan kejahatan di bandara.

Sementara itu, Kasi Pengawasan Pengendalian dan Informasi BKIPM Surabaya I, Sarwan menyampaikan bahwa pelaku pembawa bibit lobster adalah seorang pria asal Banyuwangi yang kini telah diserahkan kepada PPNS BKIPM Surabaya I untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga  Polisi amankan Pengepul Baby Lobster diduga Ilegal asal Trenggalek

“Untuk pelaku akan diproses sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, sementara untuk Benih Bening Lobster yang digagalkan akan segera diserahkan kepada Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) untuk selanjutnya dilepas di daerah konservasi habitat hidup lobster yang berada di daerah Gili Ketapang, Probolinggo,” pungkas Sarwan. (dwd/dn)

News Feed