oleh

Pastikan Kegiatan Lancar, TNI- Polri Kawal Pemakaman Pasien Covid-19

Batang,(afederasi.com) – Sejumlah petugas dari TNI-Polri melakukan pengawalan proses pemakaman pasien meninggal dan terkonfirmasi positif Covid-19 di Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang pada Selasa (27/10/2020).

Adapun identitas pasien adalah NN (20) warga Desa Krengseng, Kecamatan Gringsing, pasien sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Karyadi Semarang dan meninggal dunia.

Prosesi pemakaman dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan di TPU  Dukuh Rejosari, Desa Lebo, Kabupaten Batang. Terkait kegiatan pemakaman tersebut, Batituud Koramil 03/ Gringsing Peltu M. Zaeni beserta dua orang anggotanya bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan pengawalan, untuk mencegah suatu hal yang mungkin mengganggu berlangsungnya kegiatan pemakaman tersebut.

Danramil 03/Gringsing Kapten Cba Dwi Kistanto melalui Batituud Peltu M. Zaeni   menyampaikan, kehadiran anggota Koramil bersama Polsek Gringsing.  Melaksanakan pengamanan maupun monitor suatu kegiatan merupakan tugas pokok, yang harus dilaksanakan.

“Terlebih dalam penanganan Covid-19 yang menjadi penekanan pimpinan, sehingga kami dituntut proaktif bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas serta Satgas penanganan Covid-19 lainnya, dalam pelaksanaan monitoring dan pengamanan kegiatan,” katanya.

Peltu M zaeni juga menambahkan, kehadiran Babinsa dalam kegiatan pemakaman jenazah positif Covid-19. Bertujuan mencegah masyarakat yang berniat menyaksikan dalam jarak dekat, serta mengantisipasi adanya berbagai hal seperti penolakan dari warga disekitar tempat pemakaman.

Ia juga kembali menghimbau kepada masyarakat. untuk tetap bersama-sama memarangi dan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.

Karena menurutnya, hanya dengan cara menjaga kebersihan diri dan lingkungan bisa mencegah penularan virus corona. “Rajin mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir, tetap berada di rumah kalau tidak ada hal yang mendesak,” tegasnya.

Kapolsek Gringsing, AKP Haryo Deko mengatakan polri bersama TNI akan selalu memberikan pengawalan jika ada warga yang meninggal karena terkonfirmasi Covid-19.

“Di masa pandemi ini masih banyak yang tidak setuju dan menolak terhadap pemakaman secara protokol  kesehatan,” tegasya. (son/dn).

News Feed