oleh

Mayat Wanita Diketemukan Di Kamar Kos, Diduga Ini Penyebabnya

Mayat Sri Agustin diketemukan di salah satu rumah kos Desa Gendingan, Kecamatan Kedungwaru (ist)

Tulungagung, (afederasi.com) – Keheningan warga Desa Gendingan, Kecamatan Kedungwaru pada Selasa (26/11/2019) pecah setelah diketemukan mayat wanita di salah satu rumah kos setempat.

Diidentifikasi korban bernama Sri Agustin, dia diketemukan tak bernyawa dengan posisi terlentang diatas kasur dengan kaki menggantung dibawah. Diduga, wanita berusia 46 tahun itu meninggal karena penyakit hypertensi yang diderita.

Berdasarkan informasi yang dihimpun afederasi.com di lokasi, Sri Agustin tinggal dikamar kos sendirian. Dalam kesehariannya, wanita yang berasal dari Desa Gendingan, Kecamatan Kedungwaru itu membantu saudaranya berjualan sayur tak jauh dari rumah kosnya.

Namun Selasa (26/11/2019) siang, warga serta penghuni kos curiga dengan keberadaannya yang sejak Senin (25/11/2019) warga tidak melihat korban keluar dari kamar kos. Hingga akhirnya, salah satu kerabat yang sedang berkunjung mengetahui pintu kamar terbuka separo langsung masuk kamar, dan dikejutkan dengan kondisi korban yang sudah bernyawa.

“Tadi saya dapat laporan dari warga sekitar pukul 13.30 WIB. Langsung saya hubungi keluarganya yang kebetulan juga warga Gendingan sini,” ungkap Kepala Dusun (Kasun) Al Fatah, Desa Gendingan, Mahfud.

Baca Juga  Sesosok Pria Diketemukan Meninggal di Area Persawahan, Diduga Karena ini

Mahfud menjelaskan jika korban sudah tinggal di kamar kos tersebut sejak Juni lalu. Sementara kesehariannya, korban sehari-hari bekerja membantu saudaranya berjualan sayur di dekat Masjid Gendingan. Namun, korban terkahir terlihat membantu saudaranya jualan sekitar dua hari lalu. “Infonya, dia mau pindah bulan Desember ini,” jelasnya

Sementara itu,  Kapolsek Kedungwaru, AKP Tri Nuartiko menjelaskan saat ditemukan korban dalam keadaan sudah tak bernyawa dengan posisi kaki menggantung di tempat tidur, sedang badan mayat berada di atas tempat tidur. Diduga, korban sudah tak bernyawa sejak Senin (25/11/2019).

Hal itu juga diperkuat dari kesaksian keluarga korban maupun tetangga sekitar yang tak berkomunikasi dengan korban sehari sebelumnya. “Kata warga, korban ini tak terlihat sejak Senin,” katanya.

Tri Nuartiko menambahkan, berdasarkan hasil olah TKP. Di lokasi kejadian telah diketemukan sejumlah obat-obatan dari dalam kamar korban. Diduga, obat-obatan untuk penderita hipertensi tersebut dikonsumsinya, dan keterangan keluarga bahwa korban juga memiliki riwayat sakit.

Namun, untuk memastikan penyebab pasti kematiannya, jenasah dibawa ke instalasi pemulasaraan jenazah dr. Iskak guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Sementara ini, barang berharga milik korban tidak ada yang hilang. sepeda dan sepeda motor ada satu kamar dengan dia,” tambahnya. (an)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed