oleh

Lima Kecamatan di Situbondo Mulai Kesulitan Air Bersih

Situbondo, (afederasi.com) – Lima Kecamatan di Situbondo Jawa Timur mulai merasakan kesulitan air bersih, saat ini ada ribuan kepala keluarga yang merasakan dampak kekeringan tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo terus mendistribusikan air.

Informasi yang dihimpun, BPBD melakukan suplai air bersih secara bergilir ke semua titik daerah yang terdampak kekeringan, ada dua armada truk tangki yang dilibatkan dalam pendistribusian ini, dan itu terus secara bergiliran menyuplai air bersih.

“Jadi armada kami siapkan dua unit yang beroperasi, dari enam titik pendistribusian itu maka setiap tiga hari sekali setiap titik ini terus diauplai air bersih,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Prio Andoko, ketika dikonfirmasi afederasi.com melalui saluran telepon selulernya, Selasa (13/10/2020).

Masih menurut Prio, saat ini ada 13 dusun dari enam desa di lima kecamatan yang mengalami kesulitan air bersih. Dan semuanya terus mendapatkan jatah air bersih, secara bergiliran dalam setiap minggunya.

Prio juga menegaskan, jika pendistribusian itu tidak ada batasan waktu. Selama masih musim kemarau maka pihaknya akan terus menyuplai air bersih, sampai masuk musim penghujan.

Baca Juga  Modus Rekrutmen Taruna Polri, Ngaku Polisi Tipu Warga Hingga Rp 456 Juta

“Kalau ditanya suplai air ini sampai kapan, ya tidak bisa dijadwal mas. Selama masyarakat masih membutuhkan, maka kami BPBD akan terus menyuplai air ke masyarakat,” ujarnya.

Bagaimana cara mendapatkan suplai air bersih ? Pria berkacamata ini kembali menjelaskan, jika untuk mendapatkan suplai air bersih cukup melapor ke desa dan diteruskan ke kecamatan, kemudian ditindaklanjuti oleh BPBD.

Meski demikian, ada beberapa kriteria daerah yang bisa disitribusi air, jelasnya lagi, diantaranya akses jalan keberadaan tandon air, serta jumlah kebutuhan air bersih.

“Jika ada daerah yang membutuhkan air bersih, cukup lapor ke desa kemudian akan kami survey lokasinya, apakah jalannya bisa dilakui truk atau tidak, bagaimana kondisi tandon, dan pertimbangan lainnya. Tetapi yang terpenting itu akses jalan,” tutup Prio.

Sekedar diketahui, hari ini BPBD melakukan pendistribusian air bersih ke dua daerah kering, yaitu Dusun Jambaran Tengah dan Timur, Desa Plalangan Kecamatan Sumbermalang.

Suply air didua daerah ini menggunakan dua sistem pendistribusian, yaitu menyuplai air secara manual atau warga menyediakan tempat air sendiri, dan antri untuk diisi, serta mengisi ke sejumlah tandon untuk kemudian disalurkan melalui pipa ke masing-masing rumah warga. (ari/dn)

News Feed