oleh

Libur Panjang, ASN di Kota Marmer Diminta Rekreasi di Rumah

Tulungagung, (afederasi.com) – Menghadapi libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW dan cuti bersama akhir pekan mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 mengingatkan kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berlibur di rumah saja.

Hal tersebut sesuai dengan surat edaran yang di keluarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tulungagung tertanggal 19 Oktober 2020.

“Berdasarkan edaran tersebut, seluruh ASN diminta agar mengurangi kegiatan di luar. Jangan liburan baik bersama keluarga maupun teman kantor,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung, Galih Nusantoro kepada afederasi.com Sabtu (24/10/2020).

Galih juga mewanti-wanti jika nanti terpaksa liburan di luar rumah, selalu menjaga jarak antara individu, menggunakan masker, dan mencuci tangan dengan sabun (3M). Itu tidak lain sebagai proteksi terjadinya klaster baru di kala liburan.

“Kalau bisa liburan dirumah saja bersama keluarga,” katanya.

Masih kata Galih, untuk mewaspadai lonjakan wisatawan pada liburan akhir pekan, seluruh tim GTPP Covid-19 mulai dari tingkat desa, kecamatan, sampai kabupaten telah disiapkan untuk proses pemantauan.

Baca Juga  Tujuh Jabatan Eselon II Diperebutkan 24 Peserta

“Bagi keluarga yang mudik supaya saling tukar informasi mengenai keadaan dikampung, agar mengurangi tingkat ekskalasi penyebaran Covid-19 yang semakin luas,” imbuhnya.

Disinggung mengenai tempat wisata, Galih berpesan kepada pengelola wisata diharapkan harus menyediakan sarana mencuci tangan di banyak titik, merenggangkan jarak antara pengunjung, dan mengawasi pengunjung agar memakai masker di tempat umum.

“Ini tanggung jawab kita semua. Aturan kapasitas 50 persen maksimal pengunjung, jaga jarak, sediakan tempat cuci tangan, pakai masker, demikian pula anggota masyarakat harus betul-betul disiplin,” kata Galih.

Hingga Jum’at 23 Oktober 2020, jumlah kasus pasien terkonfirmasi positif  Covid-19 di Tulungagung mencapai 456 kasus, karantina 18 kasus, dirawat 5 kasus, isolasi 3 kasus sehingga, dengan 426 pasien telah sembuh dan 4 kasus pasien meninggal dunia.

Ditempat lain salah seorang ASN di Tulungagung yang tidak mau di sebutkan namanya saat dikonfirmasi oleh pihak afederasi.com mengaku tidak mempermasalahkan mengenai himbauan untuk menjauhi tempat wisata.

“Saya setuju saja dengan himbauan tersebut,” katanya.

Dirinya mengaku jika memanfaatkan waktu libur dengan keluarga juga tidak kalah menyenangkan. Ia juga bisa melakukan kegiatan yang bermanfaat dirumah semisal belajar bersama anak, menonton film bersama, dan memasak bersama.

Baca Juga  Bupati Hadiri Launching Aplikasi dan Teken MoU Bersama PN Tulungagung

“Itu sebagai bentuk cara meminimalisir penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (is/yp)

News Feed