oleh

Lahan Eks Pabrik Keramik MK Terbakar

Petugas damkar saat berupaya memadamkan api di lahan eks pabrik keramik MK atau tepatnya sebelah timur ruko Pamglima Sudirman

Tulungagung, (Afederasi.com) – Kebakaran kembali terjadi lagi di wilayah Kota Marmer yaitu di lokasi lahan kosong bekas pabrik keramik MK yang berada di Kelurahan Kenayan Kecamatan Tulungagung atau tepatnya di sebelah timur ruko Panglima Sudirman (Pangsud) pada Minggu (22/09/2019) sekitar pukul 11.45 WIB.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Namun akibat kejadian tersebut sempat menggegerkan para karyawan di ruko tersebut.

“Kami kawatir jika api membesar dan menjalar ke ruko,” kata koordinator keamanan ruko setempat Nur Said (74), yang mengetahui kebakaran tersebut.

Nur sapaan akrab Nur Said mengatakan, kebakaran tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 11.45 WIB. Tiba-tiba dari belakang ruko sebelah timur keluar asap putih. Bahkan asap tersebut semakin banyak hingga ke badan jalan.

“Setelah kami cek ternyata di lahan kering tersebut nyala api sudah besar,” terangnya.

Kawatir api semakin membesar dan menjalar ke ruko, pihaknya langsung melapor ke kantor pemadam kebakaran. Api baru bisa benar-benar dipadamkan sekitar 60 menit berselang, mengingat akses ke lokasi titik api tidak dapat dijangkau oleh mobil damkar.

Baca Juga  Kebakaran Melanda Rumah Penggilingan Tebu

“Lokasinya memang berada di area lahan kosong. Jadi mobil tidak bisa masuk ke dalam,” imbuhnya.

Nur mengungkapkan, kebakaran ini ternyata bukanlah yang terjadi pertama kali. Menurutnya, tahun sebelumnya juga pernah terjadi namun pihaknya bisa memadamkan dengan cara memukul api dengan ranting.

“Kami juga belum tau pasti apa penyebab kebakaran ini, mengingat lokasi tertutup dan jauh dari sumber api. Mungkin api muncul karena gesekan ranting,”ujarnya.

Sementara itu Kabid Damkar Rakidi mengatakan, setidaknya dibutuhkan 3 mobil Damkar dan 2 mobil penyuplai air untuk menjinakkan api.  Adapun yang menjadi kendala proses pemadaman yakni sulitnya akses masuk ke lokasi. Selain itu, titik api juga banyak karena di lokasi banyak ranting-ranting kering.

“Lahan yang terbakar juga cukup luas, mencapai 1 hektar,” terangnya.

Rakidi melanjutkan, petugas damkar juga baru bisa masuk ke area lahan ini dengan cara mencongkel pagar beton yang berada di samping kantor BRI Syariah.

Sementara itu berdasarkan informasi yang dihimpun afederasi.com, lahan tersebut dulunya milik Pemprov Jatim. Namun saat ini sudah beralih menjadi milik PT Sempulur Adi Mandiri. Adapun luas lahan diperkirakan mencapai 2,1 hektar. (ra/an)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed