oleh

Ketua SPSI Desak Jokowi Terbitkan Perppu

Surabaya, (afederasi.com) – Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) mendesak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo segera menerbitkan Perppu untuk mengeluarkan klaster ketenagakerjaan dari Undang Undang Omnibus Law. Hal ini disampaikan disela orasi APBS di Gedung DPRD Jawa Timur, Selasa (6/10/2020).

“Kami mendesak Pak Jokowi segera mengeluarkan Perppu untuk mengatasi polemik UU Omnibus Law,” kata Ketua SPSI Dendy Prayitno.

Dendy mengatakan, sebenarnya pada Minggu (4/10/2020) ia sudah menemui Walikota Tri Rismaharini dan PDIP Surabaya. Mereka juga merespon aspirasinya dan berjanji akan meneruskan ke Jakarta dan Presiden.

Namun sayang lanjut Dendy, penyaluran aspirasi tersebut kalah cepat dengan pengesahan UU Omnibus Law. Akhirnya ia berkesimpulan bahwa semua fraksi melalui lembaga serikat pekerja yang sudah berkoordinasi, harus mengikuti orang-orang yang menginginkan Omnibus Law terlaksana.

“Saya ingin membangun kekuatan, mengeluarkan semua anggota kami menuntut agar Jokowi mencabut UU Omnibus Law yang dianggap meresahkan pekerja dan rakyat,” ujarnya.

Dendy menegaskan, pada tanggal 8 nantinya akan ada aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar dari seluruh Jatim di dua lokasi, yakni kantor Gubernur Jawa Timur di jalan Pahlawan dan Gedung DPRD Jawa Timur di jalan Indrapura.

Baca Juga  Melirik Budidaya Ikan Cupang Ditengah Pandemi

“Kami memanggil seluruh pekerja Jatim, kalau mereka diam berarti mereka menerima Omnibus Law, tapi jangan salahkan pengurus organisasi. Kalau mereka punya punya solidaritas yang kuat, mari kita berangkat bersama,” pungkasnya. (dwd/yp)

News Feed