oleh

Kedapatan Nyabu, Pasangan Kakek Nenek Ditangkap Polisi

Kedua tersangka ketika diamankan di Polsek Sukomanunggal

Surabaya, (Afederasi.com) – Tim anti bandit Polsek Sukomanunggal, Surabaya telah mengamankan dua pelaku yang kedapatan mengkonsumsi sabu pada saat razia cipta kondisi di kawasan jalan Pegirian, Sabtu (14/09/2019) lalu.

Ironisnya kedua pelaku ini sudah lanjut usia. Mereka adalah Sy (52) warga Jalan Kapasari Pedukuhan 7, yang tinggal di Tambaksari Gg. II Surabaya dan Mj (50) warga Jalan Kebon Dalem Gg. 1, Surabaya.

Usai ditangkap, dihadapan penyidik, pelaku SY yang memiliki empat cucu itu mengaku yang mempunyai ide mengkonsumsi sabu itu. Disamping untuk menambah stamina, dirinya mengkonsumsi juga hendak berhubungan badan.

“Untuk menambah nikmat dan kuat saat bercinta. Selain itu kerja biar kuat saat lembur di percetakan,” ungkap SY ketika dikonfirmasi awak media.

Sementara itu MJ yang diketahui memiliki sembilan cucu itu membenarkan jika sudah empat kali dirinya dan pasangan selingkuhnya itu nyabu. Keduanya selalu memakainya dalam kamar mandi untuk menghindari suami MJ.

“Saya hanya ikut ide nyabu pelaku SY, namun yang membeli sabu saya dan dibeli didaerah Bolodewo,” jelas MJ

Baca Juga  Jelang Akhir Tahun Ratusan Liter Miras Disita Polisi

Sementara itu, Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Muljono didampingi Kanitreskrim Iptu Rochib mengatakan, keduanya diamankan, pada Sabtu, (14/09/2019) lalu sekitar pukul 23.30 WIB, setelah mendapatkan laporan dari warga.

“Dari keduanya kita amankan 1 plastik klip yang diduga berisikan Narkotika jenis sabu sabu dengan berat 0,56 Gram,” kata Muljono, Rabu (18/9/2019).

Lanjut Muljono, begitu ada informasi jika ada pasangan yang kerap membeli sabu dan memakainya secara bersama-sama, kemudian ditindak lanjuti dengan dilakukannya penyelidikan secara intensif.

Hasil dari penyelidikan hingga pengungkapan didapatlah dua pelaku pasangan selingkuh nyabu yang pengakuannya hanya untuk stamina.

“Ketika diamankan, sabu ada digenggaman tangan kiri MJ yang mana dibeli dari seseorang didaerah Jalan Bolodewo Surabaya dengan harga Rp. 300.000,” jelasnya.

Keduanya kini sama-sama mendekam di balik jeruji besi Polsek Sukomanunggal Surabaya. “Mereka akan dijerat Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) UURI No. 35 tahun 2009, tentang Narkotika,” pungkasnya. (al/an)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed