oleh

Kampanye Pilwali Surabaya, Machfud Arifin Singgung UMKM, Pendidikan, dan Lapangan Kerja

Surabaya, (afederasi.com) – Calon walikota Surabaya nomor urut 2 Machfud Arifin menggelar kampanye di Marmoyo Tretek Bungkuk, Jalan Darmo Kali, Jum’at (23/10/2020)

Mantan Kapolda Jawa Timur (Jatim) tersebut memberikan gambaran seputar program pembangunan yang akan dilaksanakan jika memenangkan kontestasi Pilkada 2020, meliputi program UMKM, pendidikan, dan lapangan kerja.

“UMKM kita akan platformkan anggaran untuk sisi permodalan.  Kemudian juga akan diberikan pendampingan, tergantung produknya apa. Kalau untuk suatu barang, kita akan ajari bagaimana kualitas barang kemudian pangsanya tidak hanya sekedar Surabaya, namun seluruh Jatim bahkan nasional,” ungkap Machfud Arifin kepada afederasi.com.

Sementara untuk pendidikan, Machfud mengungkapkan bahwa selama ini sekolah seperti SMA kurang diberikan beasiswa oleh Pemerintah Kota. Nantinya ia menjanjikan beasiswa untuk siswa berprestasi dan murid dengan status ekonomi kurang mampu.

“Selama ini kan beasiswa di Surabaya masih minim, nah kita pastinya akan memberikan beasiswa untuk mereka (siswa) yang berprestasi dan tidak mampu,” ujarnya.

Namun, saat disinggung soal bantuan 1 Kartu Keluarga (KK) sebesar Rp 100 ribu tiap bulan, ia menyatakan hal tersebut mustahil lantaran yang diberikan cukup banyak, yakni ratusan ribu lebih KK yang dapat menyebabkan ambruknya anggaran APBD Surabaya.

Baca Juga  Jadi Target Investor, MA: Investasi Jangan Dipersulit

“Itu gak mungkin, ada ratusan ribu yang harus dicover dan bisa-bisa anggaran yang ambruk,” kata Machfud.

Khusus untuk lapangan kerja, Machfud mengklaim bahwa menyediakan seratus ribu lapangan kerja tiap tahun di Surabaya merupakan hal yang mudah. Ia mencontohkan seperti pemberian space baru di pasar turi.

“Kalau pasar turi diperbaiki dan ditambahkan ruang dan dihidupkan kembali saja sudah bisa. Pasar turi kan ada 10 ribu pedagang, kalau di setiap toko ada 2 pegawai sudah 20 ribu,” paparnya.

Ia menambahkan, selain pasar turi ada juga pemulihan pasar kembang, perijinan dagang dipermudah serta pembangunan tempat destinasi wisata pastinya akan menambah tenaga kerja. (dwd/yp)

News Feed