oleh

Kader PDIP Laporkan Tiga Akun Pengujar Kebencian

Tulungagung, (afederasi.com) – Belasan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendatangi Mapolres Tulungagung pada Sabtu (27/6/2020) siang. Dengan berpakaian serba merah, mereka melaporkan tiga akun media sosial (medsos) facebook yang dianggap melakukan ujaran kebencian.

Selain itu, Kader Banteng ini juga menyampaikan dukungan kepada polisi untuk segera mengusut tuntas dan menguak aktor intelektual kasus pembakaran bendera PDIP di depan Gedung DPR RI pada Rabu (24/6/2020) yang lalu.

Tampak kehadiran ketua DPC PDIP Tulungagung Susilowati beserta pengurus, dan anggota Fraksi PDIP DPRD setempat ini disambut Kapolres AKBP Eva guna Pandia yang didampingi Kasat Reskrim AKP Ardyan Yudo Setyantono.

“Sebenarnya banyak anggota PAC dan simpatisan yang ingin ikut, tetapi kami cegah. Cukup perwakilan saja,” kata ketua DPC PDIP Tulungagung Susilowati kepada afederasi.com.

Wanita yang akrab dipanggil Susi tersebut mengungkapkan, kedatangannya ke Polres Tulungagung ini untuk melaporkan tiga akun medsos facebook yang dinilai melakukan ujaran kebencian. Menurutnya, akun tersebut telah menuduh PDIP sebagai PKI.

Baca Juga  Puluhan Ribu Petani Belum Terima Kartu Tani

“Ini sangat keji sekali, kami berharap Polres Tulungagung bisa mengungkapkannya agar kedepan tidak ada hal-hal seperti ini,” katanya.

Menurut Susi, ujaran tersebut menciderai demokrasi dan berpotensi memecah belah persatuan

Selain itu lanjut Susi, kedatangannya juga untuk mendukung Polri agar segera menangkap pelaku pembakar bendera PDIP saat demonstrasi menolak RUU HIP di depan Gedung DPR RI. Tak hanya itu, pihaknya juga menuntut agar aktor intelektual dari aksi tersebut juga diungkap.

“Bendera itu adalah lambang partai. sebagai seorang kader, kami merasa harga diri ini terinjak-injak,” ucapnya lugas.

Susi mengungkapkan, dukungan kepada Polri ini tak hanya dilakukan di Tulungagung saja. Melainkan juga hampir di seluruh kabupaten/kota se Indonesia.

Sementara itu, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia menyambut baik kedatangan pengurus DPC PDIP Tulungagung ini. Menurutnya, saat ini kasus pembakaran tersebut sudah ditangani.

“Aksi dukungan ini nanti juga akan sampaikan ke pimpinan,” katanya.

Sedangkan untuk laporan kasus ujaran kebencian lanjut Pandia, saat ini masih dalam proses pemeriksaan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Selanjutnya, kasus tersebut akan segera ditangani Satreskrim Polres Tulungagung.

Baca Juga  Diduga Konsleting, Sebuah Rumah di Rejosari Ludes Terbakar

“Laporan sudah diterima, saat ini masih didalami,” tukasnya. (yp).

News Feed