Selasa, 26 Juli 2022, 19:06 WIB

Dukung Konektivitas, Pemkab Kediri Prioritaskan Tuntaskan Jalan Rusak Hingga 2023

Kediri, (afederasi.com) – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berjanji akan menuntaskan persoalan jalan rusak yang masih ada di Kabupaten Kediri.

Peningkatan infrastruktur jalan itu menurutnya sangat penting guna mendukung konektivitas antar wilayah yang juga menjadi salah satu program prioritas Mas Dhito. Dia pun berjanji akan memperbaiki kerusakan jalan itu, setidaknya pada 2023 rampung.

“Saya pastikan itu akan kita perbaiki tahun depan paling lama. 2023 kalau itu masih rusak saya tidak minta maaf lagi nanti, jenengan jewer saya saja langsung ya,” ucap Mas Dhito kepada warganya.

Tak lupa, Mas Dhito juga meminta maaf kepada warga Kediri terkait infrastruktur jalan yang rusak. Permintaan maaf Mas Dhito itu dengan spontan diucapkan usai mendapat keluhan dari Ainu Rofiq salah satu warga Kabupaten Kediri.

“Mohon maaf mas, terkait ketahanan pangan di desa kami itu ada akses jalan menuju Pasar Induk Pare, sementara ini jalan sangat rusak parah, kami mohon mas bup bisa membantu perbaikan jalan itu,” ucap warga Desa Puhjarak, Kecamatan Plemahan itu.

Panjang kerusakan jalan tersebut menurut penuturan Ainu Rofiq sekitar 1.3 km. Jalan itu tidak hanya dipergunakan warga Desa Puhjarak, melainkan warga desa lain yang juga petani sayur untuk menuju Pasar Induk Pare.

“Warga mayoritas petani sayur jadi karena jalannya rusak parah untuk menuju pasar induk sangat terganggu,” ungkapnya.

Kerusakan jalan itu, lanjut dia, sebelum pandemi Covid-19 pernah diusulkan untuk perbaikan. Bahkan, diakui pernah diukur oleh petugas.  Namun, hingga kini perbaikan belum juga dilakukan.

Mendengar penuturan itu, Mas Dhito yang sedari awal mendengarkan dengan serius sontak meminta maaf. Diakui karena pandemi, banyak anggaran tersedot untuk penanganan covid, sehingga beberapa program lain termasuk penanganan infrastruktur kurang bisa optimal.

“Saya minta maaf ya pak, mewakili pemerintah Kabupaten Kediri saya minta maaf kalau kerja kami masih belum maksimal,” kata mas Dhito.(sya/dn)