Rabu, 13 Oktober 2021, 17:11 WIB

Indeks Pembangunan Gender Tulungagung Capai 95.48 Persen

Tulungagung, (afederasi.com) – Indeks Pembangunan Gender (IPG) Kabupaten Tulungagung hingga kini mencapai 95.48 Persen. Kendati dalam tiga tahun terakhir mengalami penurunan.

Kepala Dinas Keluarga Berencana dan Pembedayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Tulungagung, Suparni mengakui dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Indeks Pembangunan Gender (IPG) di lingkup Pemerintahan Kabupaten Tulungagung mengalami penurunan persentase, yakni pada tahun 2018 IPG Tulungagung 95,75 persen, tahun 2019 IPG Tulungagung 95,63 persen, dan tahun 2020 IPG Tulungagung menjadi 95,48 persen.

Meski, mengalami penurunan Kabupaten Tulungagung tetap mendapatkan pengharagaan anugrah prahita ekapraya.

Penghargaan anugrah prahita ekapraya ini dianugrahkan untuk pemerintah daerah yang telah mencapai perwujudan kesetaraan gender, dalam hal ini pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak, dan pemenuhan kebutuhan anak.

“Karena pandemi memang ada penurunan persentase, meskipun kecil sekali. Penghargaan ini merupakan kedua kalinya,” katanya saat dikonfirmasi afederasi.com, di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Rabu, (13/10/2021).

Suparni mengungkapkan, penghargaan dan capaian IPG di Kabupaten Tulungagung tidak lepas dari berbagai faktor, salah satunya anggaran yang digunakan untuk IPG.

Baca Juga  NTB Peringkat Pertama Indeks Inovasi Daerah Tahun 2021

Dia menyebut, persentase anggaran yang wajib dialokasikan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setidaknya mencapai 30 persen.

Menurutnya, anggaran tersebut digunakan untuk pemberdayaan perempuan, salah satu tujuannya agar perempuan bisa mandiri secara ekonomi, sosial maupun pendidikan.

“Wajibnya 30 persen dari total dana setiap OPD,” ungkapnya.

Suparni menambahkan, dari persentase IPG yang mengalami penurunan tersebut, tahun depan pihaknya optimis untuk persentase IPG dapat kembali naik.

“Kami akan berupaya, kami juga berharap tahun depan bisa masuk dalam kategori mentor, saat ini masuk dalam kategori utama,” pungkasnya. (rra/dn)

News Feed