oleh

Iman Krestian : Konsep Alun-Alun Surabaya untuk Pengembangan Kawasan Seni dan Budaya

Surabaya, (afederasi.com) – Pembangunan alun-alun Kota Surabaya semakin dipercepat oleh pihak pemerintah kota (pemkot) untuk wadah kegiatan para penggiat seni dan budaya di seluruh Surabaya.

Kabid Bangunan Gedung, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Kota Surabaya, Iman Krestian menyatakan bahwa rencana pada tanggal 17 Agustus nanti akan ada pembukaan area atas plaza dan mengundang beberapa seniman.

“Jadi benang merahnya adalah kawasan tersebut untuk seni dan budaya. Jadi misalnya konsep teater itu di balai budaya itu buat performance yang lebih serius seperti orkestra, musik atau bisa juga teater dan semacamnya,” ungkap Iman saat dikonfirmasi, Selasa (11/8/2020).

Iman juga menyebutkan, konsep plaza bagian atas ini terbuka, dilengkapi dengan landscape, area taman-taman dan air mancur. Area inilah yang akan dipercepat penyelesaiannya agar bisa fokus pengerjaan untuk bagian bawah plaza.

“Biayanya mencapai 50-60 miliar rupiah. Tapi karena di Jalan Pemuda 17 tidak dikerjakan, maka secara otomatis akan ada pengembalian dana ke kas negara,” ujarnya.

Baca Juga  Pedagang Pasar Blokagung Berhasil Direlokasi

Menurutnya, area bawah konsepnya agar dibangun untuk event yang lebih interaktif dengan penonton. Ia mencontohkan seperti acara ludrukan, stand up comedy maupun acara musik. Apabila tidak ada event, maka area bawah dapat difungsikan sebagai skate park atau aktifitas masyarakat lainnya. Selain itu di area bawah juga akan tersedia stand untuk UMKM unggulan Surabaya.

“Pengerjaan sudah dari tahun lalu, cuma agak lama saja karena penutupan Jalan Yos Sudarso dan pengalihan infrastruktur bawah tanah,” kata Iman.

Kendati demikian, ia juga menjelaskan bahwa pandemi saat ini sudah tidak terlalu berpengaruh pada progres pembangunan. Namun dirinya mengaku memang saat 2 bulan awal pandemi sempat terjadi eskalasi harga yang menyebabkan harga material yang naik, kendala pendatangan material dan tenaga kerja yang menjadi kesulitan.

“Jadi yang digunakan pada tanggal 17 Agustus nanti cuma plaza atas yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Kalau yang bawah masih proses pengerjaan, soalnya agak molor karena keterlambatan material elevator dan travelator. Rencananya bulan September baru datang dan setelah itu kita bisa selesaikan yang lain-lain,” pungkas Iman. (dwd/dn)

News Feed