oleh

Gara-gara Miras, Dua Pemuda Ini Terancam 9 Tahun Kurungan Penjara

Kedua pelaku ketika  menjalani pemeriksaan di ruang penyidikan pidana umum Polres Tulungagung (ist)

Tulungagung, (afederasi.com) – Perilaku AR (21) warga Desa Loderesan, Kecamatan Kedungwaru dan ST alias Beweng (29) warga Desa Bukur, Kecamatan Sumbergempol sungguh tak patut ditiru. Pasalnya, seusai menggelar pesta minuman keras (miras) bersama teman-temannya, keduanya turun kejalan dan diduga membuat onar dengan melakukan pengeroyokan terhadap RN (15) warga Kecamatan Kedungwaru.

Akibatnya, korban mengalami luka yang cukup serius  pada bagian hidung, mulut, dan kepalanya. Yang membuat korban harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, kedua tersangka juga terancam hukuman 9 tahun penjara.

 “Kedua tersangka sudah kami amankan sejak Minggu (17/11/2019) siang,” tegas Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Paur Humas Ipda Anwari.

Dia menjelaskan, terungkapnya kasus tersebut bermula dari laporan orang tua korban ke Polres Tulungagung pada Minggu dini hari. Saat itu, orang tua korban tidak terima lantaran anak lelakinya dianiaya tanpa alasan yang jelas. Bahkan harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka cukup parah di kepalanya.

Baca Juga  Polisi Amankan Dua Pelaku Pengeroyokan di Depan Kafe Markas

“Berbekal aduan tersebut akhirnya petugas langsung melakukan penyelidikan,” katanya.

Anwari melanjutkan, menurut keterangan sejumlah saksi dan korban, saat itu korban bersama temannya sedang melintas di jalan umum masuk Desa Loderesan. Kemudian dari arah berlawanan melaju kendaraan yang berjumlah lebih dari tiga dimana salah satunya adalah kedua tersangka.

“Tanpa ada alasan yang jelas, tiba-tiba kedua tersangka memukuli korban. Karena kalah jumlah, akhirnya korban hanya pasrah dan akhirnya terkapar,” terangnya.

Puas menghajar korban, kedua tersangka bersama teman-temannya yang diduga berjumlah delapan orang langsung meninggalkan lokasi. Sedangkan korban menghubungi orang tuanya untuk meminta pertolongan.

“Dari sekian saksi yang diperiksa, ternyata ada yang mengenali salah satu dari rombongan tersangka. Setelah ditelusuri akhirnya bisa mengerucut ke kedua tersangka,” jelasnya.

Masih menurut Anwari, AR ditangkap terlebih dahulu. Beberapa menit kemudian giliran ST alias Beweng berhasil diciduk dan diamankan ke Mapolres.

Kepada petugas, kedua tersangka mengaku nekat menganiaya korban karena emosi sesaat saja. Saat berpaspasan, tersangka tersinggung dengan korban dan akhirnya menghajarnya.

Baca Juga  Polisi Selidiki Pelaku Penganiayaan Terhadap Pengendara Motor

“Tersangka juga nengaku sebelum kejadian, sempat menggelar pesta miras dengan teman-temannya yang berjumlah sekitar 8 orang,” katanya.

Anwari menambahkan, sejauh ini masih ada dua tersangka yang sudah diamankan. Namun tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka bertambah.

Atas perbuatannya, tersangka bakal dijerat dengan pasal 76C jo pasal 80 ayat (2) UURI Nomor 23 tahun 2002 sebagaimana yang diubah dengan UURI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 170 ayat (1) dan (2) ke 1 e KUHP Pidana.

“Kedua tersangka terancam hukuman 9 tahun penjara,” pungkasnya. (ra/an)

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed