oleh

Gagalkan Peredaran Sabu 1,3 Kilogram

Para tersangka pengedar sabu ketika diamankan di Polrestabes Surabaya (ist)

Surabaya, (afederasi.com) – Jajaran satuan reserse narkoba Polrestabes Surabaya telah berhasil mengagalkan peredaran sabu sebanyak 1,3 Kilogram yang diduga jaringan lapas.

Terungkapnya kasus ini berawal dari tertangkapnya Alfonsus Felix (50) yang tinggal di kawasan Jalan Kemayoran Budidayan, Surabaya. Yang kemudian dilakukannya pengembanga, dan polisi menangkap tiga pelaku lainnya diantaranya Subandriyo (42), Khoirul (44), dan Zainul 48) mereka warga Kota Surabaya.

Lalu menangkap Dodik (44), Galih (45) dan Ujang (50) warga Sidoarjo. Sedangkan satu pelaku lainnya yakni Awaludin (44) adalah warga Madura. “Total ada delapan orang yang kita tangkap dalam operasi pengagalan sabu tersebut,” ungkap Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian saat gelar perkara di mapolrestabes Surabaya, Senin (18/11/19).

Menurut, Ardian, ke delapan orang tersebut memiliki berbagai profesi, yakni ada yang berprofesi sebagai seorang jurnalis, anak buah kapal (ABK), pengangguran dan juga pekerja swasta.

“Awalnya kita menangkap seorang dengan informasi bahwa seseorang bernama Alfonsus ini mendapatkan atau memiliki narkoba yang dibeli dari Jakarta,” jelasnya.

Baca Juga  Mencoba Lawan Petugas, Komplotan Jambret Didor

Lebih lanjut Kompol Ardian mengatakan berdasarkan informasi tersebut petugas akhirnya melakukan penyelidikan terhadap seorang pelaku bernama Alfonsus yang tinggal di Surabaya ini. Namun, ketika polisi melakukan penggerebekan di kawasan Jalan Kemayoran Budidayan, Surabaya.

“Hanya saja, saat polisi melakukan penggerebekan di rumah tersebut, Alfonsus sudah lari ke Kabupaten Nganjuk. Kemudian petugas pun melakukan pengejaran ke Kabupaten Nganjuk sesuai alamat yang disampaikan pihak keluarga,” katanya.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga menemukan sejumlah narkoba dengan total sekitar 900 gram. Berdasarkan hasil interogasi petugas kepada Alfonsus, dirinya memperoleh narkoba dari seseorang yang berada di dalam tahanan.

Berkomunikasi dengan seorang yang ada di tahanan, Alfonsus di minta untuk bertemu dengan seseorang yang ada di Jakarta Barat. “Setelah sampai di Jakarta Akhirnya saya bertemu dengan seorang dan disuruh mengambil barang di sebuah angkot dengan ciri-ciri orang yang sudah disebutkan. Setelah ambil barang narkoba sebanyak 1,3 kilogram saya pun pulang ke Surabaya menggunakan kereta api,” kata Alfonsus.

Baca Juga  Gaya Pacaran Yang Bebas, Buat Pemuda ini Harus Berurusan Dengan Polisi

Tak hanya narkoba, petugas juga mengamankan sejumlah alat komunikasi buku catatan para pelanggan yang membeli narkoba, timbangan elektrik, dan juga klip yang dipakai untuk penjualan sabu-sabu aceran. (al/an)

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed