oleh

DPRD Tetapkan Ranperda APBD-P 2020 Menjadi Perda

Nganjuk, (afederasi.com) – Akhinya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD-P) Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur Tahun 2020 ditetapkan menjadi peraturan daerah pada rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD, Rabu (09/09/2020).

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD,  Ulum Basthomi, juga dihadiri Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat, Wakil Bupati Marhaen Djumadi, Sekretaris Daerah (Sekda) Mokhamad Yasin,  anggota DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Juru bicara anggaran DPRD,  Maryanto mengatakan sebanyak  tujuh fraksi DPRD menyetujui ranperda tentang APBD Nganjuk Tahun Perubahan 2020 ditetapkan menjadi perda. Meskipun disetujui, semua fraksi memberikan beberapa cacatan.

“Kami minta pemerintah daerah meningkatkan pelaksaan pembangunan dan sumber daya manusia lebih baik lagi,” tegas Maryanto.

Sementara itu Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat menyampaikan trimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu mensukseskan pembahasan ranperda APBD-P. Dengan disetujuinya bersama dalam pembahasan sore ini, pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama stakeholder akan betul-betul komitmen dan serius dalam menyingkapi pembangunan untuk bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Baca Juga  Penanganan Covid 19 Masih Menjadi Prioritas APBD-P NTB Tahun 2020

“Dengan waktu yang singkat kami perioritas kan untuk pembangunan fisik, seperti perbaikan jalan. Ini dimaksud dengan jalan yang layak dan baik akan berdampak pada proses pemulihan ekonomi rakyat lebih cepat,” ujar Bupati Novi.

Masih lanjut Bupati Novi menyinggung soal Tenaga Harian Lepas (THL) yang jumlahnya mencapai 6.281 orang. Pihaknya masih terus melakukan evaluasi. Sedangkan bagi THL di RSUD Kertosono yang berjumlah 106 orang, dalam waktu dekat akan dilakukan rekrutmen Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Dalam waktu dekat akan dilakukan rekrutmen BLUD dan bagi THL yang selama ini kinerjanya baik akan terekrut dalam BLUD,” pungkas Novi. (Ind/am)

News Feed