oleh

BPBD : Wilayah Alami Kekeringan Kian Meluas, Tercatat Ada Sembilan Desa

BPBD Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur ketika melakukan supply air bersih di Desa Winong, Kecamatan Kalidawir yang mengalami krisis air bersih di musim kemarau tahun ini

Tulungagung, (Afederasi.com) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menyebutkan sejak Juli hingga pertengahan September 2019 ini, wilayah yang mengalami krisis air bersih semakin meluas. Hal ini akibat musim kemarau berkepanjangan di tahun ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung, Jatim, Soeroto membenarkan jika wilayah yang mengalami krisis air bersih kian meluas. Hingga kini, tercatat sudah ada sembilan desa yang meminta bantuan air bersih. Yakni Desa Kalibatur, Karangtalun, Banyuurip, Winong, Besuki, Tenggarejo, Kresikan, Pakisrejo, dan Kradinan.

Sehingga total sementara sudah 28 dusun yang mengalami krisis air bersih. Jumlah ini tersebar di empat kecamatan. Meliputi Kecamatan Kalidawir, Besuki, Tanggunggunung, dan Pagerwojo. “Ada tambahan wilayah baru yaitu Desa Winong dan Kradinan yang mengajukan permintaan air. Di Desa Winong ada enam dusun, sementara Desa Kradinan ada tiga dusun yang krisis air bersih,” jelasnya.

Baca Juga  Hujan Deras Akibatkan Sungai Meluap Hingga Bencana Tanah Longsor

Soeroto melanjutkan, dari kesembilan desa yang telah mengajukan permintaan air bersih, semuanya telah menerima suplai air bersih. Pengiriman air bersih sudah dilakukan pihak BPBD sejak awal Juli lalu dan terus berlanjut hingga sekarang.

“Pengiriman air bersih dilakukan secara situasional dalam artian, jika ada permintaan air dari warga, dengan dilengkapi surat permohonan dari pemerintah desa, maka pengiriman air baru bisa dilakukan,” ujarnya.

Disinggung terkait daerah yang rawan mengalami kekeringan, kata Soeroto, hampir setiap tahun daerah yang berpotensi mengalami kekeringan relatif sama. Yakni Kecamatan Tanggunggunung, Besuki, Kalidawir, Pucanglaban, dan Rejotangan.

Dari lima kecamatan ini, setidaknya terdapat 17 desa yang berpotensi mengalami kekeringan pada musim kemarau ini. Sementara untuk wilayah terparah terdampak kekeringan, yakni Desa Kalibatur. Sebab, ada enam dusun yang mengalami krisis air.

Selain itu, kondisi geografis wilayah Kalibatur yang berada di dataran tinggi membuat akses air relatif sulit, ditambah kondisi cuaca yang sedang memasuki puncak musim kemarau.

Tak hanya itu, lanjut dia, tahun ini terdapat beberapa wilayah tambahan yang meminta bantuan air bersih. Yakni Desa Karangtalun, Winong, dan Pagerwojo.

Baca Juga  Selama Musim Kemarau, BPBD Distribusikan 48 Ribu Liter Perhari

Menurutnya, daerah tersebut di tahun sebelumnya tidak masuk dalam pemetaan daerah rawan kekeringan. Untuk itu, dia memastikan, bantuan air bersih akan tetap dilakukan seiring dengan situasi dan kondisi musim kemarau selesai.

“Tiga wilayah ini sebelumnya tidak pernah minta air. Baru tahun ini mereka melakukan permintaan dan langsung kami survei dan memang benar kekeringan, akhirnya kami lakukan distribusi air bersih,” jelasnya.

Soeroto menambahkan, berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim kemarau tahun ini terjadi pada bulan Agustus hingga September. Sementara musim kemarau diperkirakan akan berakhir pada akhir Oktober atau November. “Sehingga dipastikan suplai air akan tetap kami lakukan selagi ada permintaan dari warga terkait kemarau panjang ini,” pungkasnya.

Ini Daftar Wilayah Yang Mengalami Krisis Air:

  • Kecamatan Kalidawir:

•          Desa Kalibatur: Dusun Banaran, Dawung, Papar, Darungan, Krajan, Sine.

•          Desa Karangtalun: Dusun Bendiljet.

•          Desa Banyuurip : Dusun Baran

•          Desa Winong: Dusun Winong, Ngambal, Branjang, Mongkrong, Tumpak Joho, Ngledok.

Baca Juga  Kota Tahu Disapu Angin, Dua Orang Dilaporkan Meninggal
  • Kecamatan Besuki:

•          Desa Besuki: Dusun Comanuk, Tumpuk, Dawung.

  • Kecamatan Tanggunggunung:

•          Desa Tenggarejo: Dusun Bakalan

•          Desa Kresikan: Dusun Tumpak Kambil, Kaliwungu, Kresikan.

•          Desa Pakisrejo: Dusun Pakisrejo, Jatirejo, Tanggungbaran, Jinggring.

  • Kecamatan Pagerwojo:

•          Desa Kradinan: Dusun Kokek, Ngrandu, Ngrejo.

*SUMBER : BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN TULUNGAGUNG (an)

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed