oleh

Bertarung, Pasangan Alfan Rianto-Zaenal Fanani Vs Incumbent Moch. Nur Arifin – Syah MN

Trenggalek,(afederasi.com) – Perebutan kursi pendopo Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur bakal berlangsung ketat pada pilkada serentak 2020. Pasalnya, Incumbent Moch. Nur Arifin berpasangan dengan Syah Muhammad Natanegara bakal berhadapan dengan pasangan Alfan Rianto-Zaenal Fanani  yang diusung PKB dan PKS.

Kepastian koalisi PKS dengan PKB setelah Alfan Rianto-Zaenal Fanani telah resmi menerima rekomendasi B1 KWK dari DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jumat (4/9/2020). Dengan telah koalisinya kedua parpol, yakni PKS dan PKB dipastikan tensi politik di Kota Kripik nampaknya mulai memanas.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Trenggalek, Subadianto mengatakan, dengan jatuhnya rekom ke Alfan-Zaenal pihaknya tidak akan main-main dalam mengusung target.

Bahkan tidak tanggung-tanggung ingin mengulang memori 2005 saat sukses mengantarkan Suharto-Mahsun Ismail, meraih kemenangan dan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek saat itu.

“Pada tahun 2005 PKS hanya berkoalisi dengan PKB saja. Akan tapi hasilnya luar biasa dan berhasil menang,” ungkapnya.

Menurut Subadianto, peluang untuk meraih kemenangan di Pilkada 2020 nanti masih sangat terbuka lebar.

Baca Juga  Kompak Cegah Penyebaran Covid-19

” Kemenangan itu sangat terbuka lebar, karena PKS dan PKB memiliki basis massa yang mumpuni. Bahkan hingga ke akar rumput dan tentu saja ini akan menjadi modal dasar dalam mendulang suara,” terangnya.

Selain itu, lanjut Badi, pengalaman berkoalisi dengan PKB akan memiliki makna tersendiri karena sama – sama memiliki visi dan misi membangun Kabupaten Trenggalek lebih baik.

“Yang jelas tatkala sudah memiliki kesamaan visi dan misi tentu saja mempunyai tekad yang sama, yaitu memenangkan Alfan- Zaenal di Pilkada 9 Desember mendatang, ” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Trenggalek Kholiq menyampaikan  terima kasih kepada PKS. Dia PKS telah merekomendasi Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Alfan- Zaenal.

“Perjuangan ekstra keras masih sangat dibutuhkan. PKB dan PKS sepakat totalitas dan optimis bisa mengulang memori Pilkada 2005,” pungkasnya.

Informasi yang dihimpun afederasi.com. Pasangan Moch. Nur Arifin – Syah Muhammad Natanegara diusung oleh 7 partai yang dimotori oleh PDIP, yang mempunyai sembilan kursi di DPRD. Enam partai lainya Hanura (2 kursi), Gerindra (4 kursi), Golkar (6 kursi), Demokrat (5 kursi), PAN (2 kursi) dan PPP (1 kursi). Sedangkan pasangan Alfan Rianto-Zaenal Fanani diusung hanya PKB (10 kursi) dan PKS (6 kursi). (par/am)

News Feed