oleh

Bawa Narkoba Senilai Rp 300 Juta, Pria Ini Ternyata Pemasok Sabu di Kota Marmer

Tulungagung, (afederasi.com) – IB alias Kerok (42) warga Desa Bedug Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, alias pemilik berbagai jenis narkoba senilai Rp 300 juta lebih ini ternyata adalah seorang pemasok sabu di Kota Marmer. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Tulungagung saat pers conference pada Kamis (28/5/2020).

“Tersangka IB ini adalah target operasi kami, ia salah satu pemasok sabu-sabu di Tulungagung,” kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia.

Pandia mengungkapkan, pasca keluar dari lembaga pemasyarakatan (lapas) pada Desmber tahun lalu, IB ini sudah menjadi incaran petugas. Pasalnya berdasarkan informasi yang diterima anggotanya, IB tetap mengedarkan barang haram tersebut ke wilayah Tulungagung.

“IB ini adalah bandar besar, ia juga pemain di Blitar, Kediri, Mojokerto, dan kota lain,” terangnya.

Pandia melanjutkan, kepada petugas IB mengaku narkoba tersebut diperoleh dari Kota Surabaya. Omsetnya bisa dibilang cukup besar, karena ia hanya melayani partai besar.

“Dengan barang bukti sabu seberat 2 ons, 188 butir pil ekstasi, dan sembilan butir pil psikotropika jenis versi clonazepam, bisa dibilang ini pengungkapan terbesar sejak awal tahun yang lalu,” ujarnya.

Baca Juga  Jadi Budak Narkoba, Empat Orang Diciduk Polisi

Tak puas dengan penangkapan ini lanjut Pandia, kini Satreskoba tengah berupaya untuk menelusuri jaringan IB yang masih berkeliaran di Kota Marmer. Sebab, meskipun Covid-19 mewabah ternyata tidak mengurangi peredaran narkoba.

Pandia menambahkan, atas perbuatannya tersangka bakal dijerat dengan pasal 114 Ayat (2) sub pasal 112 ayat 2 jo pasal 144 UU RI no 35 Tahun 2005 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup.

“Ini sudah jelas sekali, tersangka residivis dua kali dan sudah 9 tahun mendekam di jeruji besi. Selain itu barang bukti yang diamankan cukup besar,” tukasnya.

Seperti yang diketahui, IB ini berhasil diamankan warga Desa Srikaton Kecamatan Ngantru pada Senin (25/5/2020) yang lalu. Ketika itu, Ib tengah mengemudikan Nissan Grand Livina AG 1653 FA. Saat dihentikan, ia nampak sakau.

Setelah dicek, ternyata di dalam mobil rentalnya tersebut ditemukan narkoba senilai Rp 300 juta.  (yp).

News Feed