oleh

Baru Bebas Sebulan, Residivis Kembali Berulah Lakukan Aksi Ini

Tersangka saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Kedungwaru, Tulungagung, Jawa Timur

Tulungagung, (Afederasi.com) – PRI (51) warga Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung harus mendekam kembali di balik jeruji besi. Kendati baru satu bulan menghirup udara bebas.

Residivis itu kembali berulah dengan mencuri sepeda motor Honda Supra AG 2928 R milik Arif Romadhoni (35) warga Desa Ketanon Kecamatan, Kedungwaru pada Rabu (19/09/2019) sore.

Pelaku yang mencoba kabur dengan membawa motor hasil curiannya itu tiba -tiba berhenti, ketika motor yang dikendarainya menabrak mobil di depan taman makam pahlawan (TMP).

Kapolsek Kedungwaru Tri Nuartiko mengatakan, kasus pencurian tersebut bermula saat korban pulang berbelanja dari Pasar Wage sekitar pukul 16.00 WIB dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra AG 2929 R.

Setibanya di rumah, ia langsung memakirkan motornya di depan rumah dengan posisi kunci masih menancap. “Korban meninggalkan motornya karena di tokonya sudah ada pembeli,” katanya.

Sekitar pukul 16.30 WIB lanjut Tri Nuartiko yang akrab dipanggil Tiko, tiba-tiba korban mendengar suara mesin motornya menyala. Setelah dicek, ternyata motor tersebut telah dikendarai oleh pria yang tidak dikenal.

Baca Juga  MC Kondang di Kota Marmer Ditangkap Polisi, Rupanya Terkait Kasus Curanmor

“Mengetahui itu korban langsung berupaya mengejarnya sembari berteriak minta bantuan warga lain,” terangnya.

Tiko melanjutkan, tersangka yang saat itu berupaya kabur langsung tancap gas mencoba menjauhi lokasi. Namun, saat ia menuju ke arah selatan dan menyeberang ke timur atau masuk ke badan Jalan Pahlawan masuk Desa Ketanon atau tepatnya di depan Taman Makam Pahlawan (TMP), motor tersebut menabrak mobil yang sedang melintas dari arah selatan menuju ke utara.

“Kerasnya benturan membuat tersangka terjatuh dan terpental, sehingga akhirnya korban dengan dibantu warga bisa mengamankan pelaku dan langsung dibawa ke Mapolsek,” imbuhnya.

Karena tersangka mengalami luka pada bagian keningnya, akhirnya tersangka dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara untuk mendapatkan pengobatan.

Kepada petugas, tersangka mengaku nekat mencuri motor tersebut karena ada kesempatan. Saat itu, tersangka yang mengaku sedang menunggu temannya tanpa sengaja melihat sepeda motor dengan posisi kunci menancap. Kemudian timbulah niat untuk mencurinya.

Berdasarkan catatan kepolisian, tersangka ternyata pernah tersangkut kasus hukum. Diantaranya pada tahun 2005 silam ia pernah tersangkut kasus judi toto gelap (togel).

Baca Juga  Ini Yang Dilakukan Pelajar Klas IX SMP, Hingga Berurusan Dengan Hukum

Kemudian pada akhir 2018 yang lalu ia pernah ditangkap anggota buser Polres Tulungagung karena mencuri hp.
“Saat itu ia divonis 10 bulan penjara dan baru bebas Agustus kemarin,” ujarnya.

Tiko menambahkan, atas perbuatannya tersangka bakal dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. (ra/an)

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed