oleh

Atasi Banjir Bengawan Jero , Pemerintah Pusat akan Lakukan Rehabilitasi Irigasi Waduk

Lamongan, (afederasi.com) – Pemerintah Pusat melalui program Pemerintah Kabupaten Lamongan akan lakukan rehabilitasi daerah irigasi waduk dan irigasi rawa. Ini sebagai upaya untuk mengendalikan banjir yang terjadi di Lamongan terutama Bengawan Jero.

Rencananya ada sekitar 15 daerah irigasi waduk maupun rawa yang akan dilakukan rehabilitasi.

Ketua DPRD Kabupaten Lamongan, Abdul Ghofur ketika dikonfirmasi membenarkan adanya rencana dari Pemerintah Pusat akan lakukan rehabilitasi daerah irigasi waduk dan irigasi rawa sebagai upaya untuk mengendalikan banjir yang terjadi di Lamongan terutama Bengawan Jero.

“Kalau mengenai rehabilitasi irigasi waduk dan irigasi rawa itu, saya sudah mendengar sejak setahun yang lalu.  Saya yakin program Pemkab ini akan bisa mengatasi banjir di Lamongan khususnya Bengawan Jero,” kata Abdul Ghofur ketika dikonfirmasi, Senin (3/5/21) kemarin.

Namun mengenai letak posisinya secara pasti, Ghofur mengaku, belum mengetahuinya. Bahkan berapa jumlah lahan yang direhabilitasi, dia juga belum mengetahuinya secara pasti.   

“Mungkin ada beberapa titik yang sudah direncanakan. Ya, nanti kita lihatlah konsultannya. Tapi letaknya maupun berapa lahan direhabilitasi saya belum tahu pasti,” ujarnya.

Baca Juga  Sosialisasikan Program B2SA, Ketua PKK: Globalisasi Ubah Pola Konsumsi Manusia

Mengenai berapa nilai anggaran, Ghofur menyampaikan, tidak mengetahui secara pasti besar kecilnya anggaran yang digunakan untuk merehabilitasi irigasi waduk dan irigasi rawa tersebut.

“Belum tahu juga. Tapi ini kan program Pemkab untuk menangani banjir yang ada di Kabupaten Lamongan utamanya di bengawan Jero,” katanya.   

Lebih lanjut Abdul Ghofur mengatakan, meski ada rehabilitasi irigasi waduk dan irigasi rawa yang direncanakan untuk menangani banjir, Pemkab tetap harus memiliki program pembuatan embung.

“Pemkab Lamongan harus memiliki program pembuatan embung. Karena fungsinya untuk penyerapan dan penampungan air selama musim kemarau dan musim hujan yang nantinya dimanfaatkan pada musim tanam padi dan tanam buah-buahan,” ucapnya.

Terhadap anggaran dari Pemerintah Pusat yang akan digunakan untuk merehabilitasi irigasi waduk dan irigasi rawa tersebut, Ghofur menuturkan, pihaknya akan melakukan pengawasan agar nantinya tidak dikerjakan secara asal-asalan.

“Itu kan proyek pusat, nantinya ada yang menangani. Yang menangani harus rekanan yang profesional agar pengerjaannya berkualitas sesuai dengan program yang diharapkan Pemkab Lamongan,” tutur Abdul Ghofur.

Baca Juga  Bupati Yuhronur Efendi Pastikan akun Facebook atas Nama Dirinya itu Palsu

Ditempat terpisah, Bupati Lamongan Yuhronur Effendi menjelaskan, adanya program rehabilitasi irigasi waduk dan irigasi rawa yang menggunakan anggaran Pemerintah Pusat merupakan program Pemkab untuk mengendalikan banjir di Kabupaten Lamongan utamanya Bengawan Jero.

“Ada sekitar 15 daerah irigasi waduk maupun rawa yang akan dilakukan rehabilitasi. Dan itu memang salah satu program Pemkab sebagai upaya untuk mengendalikan banjir di Bengawan Jero. Selain itu juga dimanfaatkan sebagai penyediaan air di musim kemarau,” jelasnya.(ra/dn)

News Feed