oleh

Anggarkan Rp900 Juta untuk Pemugaran Candi Mirigambar

Tulungagung, (afederasi.com) — Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim menyebutkan biaya yang dibutuhkan dalam pemugaran Candi Mirigambar, Desa Mirigambar Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung, sebesar Rp900juta dengan waktu pengerjaan 10 bulan.

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim Zakaria Kasimin menjelaskan kegiatan pemugaran itu ada empat hal yang harus diperhatikan, satu keasliaan bentuk, keasliaan bahan, keasliaan pekerjaan, keasliaan tata letak.

“Kegiatan pemugaran ini merupakan kajian teknis yang dilakukan teman-teman BPCB Jawa Timur yang dilakukan pada tahun 2020,” katanya.

Zakaria mengungkapkan rencana pemugaran Candi Mirigambar ini membutuhkan waktu sekitar 10 bulan dengan kisaran dana Rp900 juta. Menurutnya struktur batu Candi Mirigambar sudah mulai mengalami kemiringan dan adanya pergeseran, hal itulah yang menjadi alasan utama Candi Mirigambar dilakukan pemugaran.

“Karena memang bagian atas tertekan dengan beban yang cukup berat, kalau kita biarkan tanpa penanganan dikhawatirkan ini (red-Candi Mirigambar) akan runtuh dengan sendirinya. Walau tanpa gempa. Karena dari beban, daya dukung tanah dan bebatuan sudah mengalami pelapukan,” ungkapnya.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama tim pemugaran tekno arkeologi Sumarianto mengungkapkan bahwa Candi Mirigambar telah mengalami kerusakan yang cukup parah dan sebagian ada yang sudah roboh.

Adapun cara penanganan akan dilakukan pembongkaran total, setelah itu bagian bawah akan diperkuat supaya stabil, kemudian dikembalikan lagi. Sedangkan bagian yang sudah hilang atau lepas, akan diganti namun tetap melihat bidang lain yang bisa dijadikan acuan.

“Kita akan memasang dengan bata baru. Namun penggantian bata baru itu harus memenuhi persyaratan pemugaran yaitu kualitas, jenis bahan, dan warnanya,” mbuhnya.

Masih menurut Sumarianto, untuk melakukan pemugaran tersebut membutuhkan tenaga harian disamping team pemugaran dari BPCB Jawa Timur.

“Tenaga teknis dari kantor sekitar 8 orang dan juga perlu tenaga harian,” pungkasnya. (rra/dn)

News Feed