oleh

Ambil Senpi Saat Diminta Tunjukkan BB, Seorang Pengedar Sabu Tewas Ditembak

Surabaya, (afederasi.com) – Seorang pengedar sabu-sabu berinisial VC (25) warga Jagir Sidosermo terpaksa ditembak anggota Unit III Reskoba Polrestabes Surabaya. Pasalnya, ia berupaya mengancam petugas dengan mengambil sebuah senjata api (senpi) saat diminta menunjukkan barang bukti. Meskipun sempat dilarikan ke RSUD dr Soetomo, namun nyawa residivis tersebut tidak terselamatkan.

Dari kasus tersebut, petugas juga berhasil mengamankan empat orang yang diduga sebagai kaki-tangan VC. Yakni AA (23), VV (20), JR (23) dan DM (27). Keempatnya juga tinggal di kota Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhony Isir mengatakan, VC ditangkap petugas pada Rabu (5/8/2020) sekitar pukul 15.00 WIB disebuah tempat kos. Ketika itu, ia tengah sendirian di kamar kosnya.

“Saat dilakukan penggeledahan, ternyata ditemukan dua plastik kemasan teh warna kuning dengan merk Guanyingwang yang berisi sabu dengan berat sekitar dua kilogram,” katanya.

Jhony melanjutkan, saat diinterogasi VC mengaku jika sabu disimpan di tempat kotsnya atas perintah dari seseorang yang berinisal R (DPO). Menurutnya, barang haram itu baru saja didapatkan pelaku dengan cara diranjau dari daerah MER Surabaya.

“Informasinya, sabu dikirim oleh seorang bandar yang berinisial PJ, melalui seorang kurir yang berinsial RF,” terangnya.

Tak hanya itu, VC juga mengaku masih menyimpan sabu disebuah rumah didaerah Porong Sidoarjo. Setelah berada di TKP, VC masuk kedalam dan mengambil sebuah tas. Dari tas tersebut, ternyata VC mengambil sebuah senpi rakitan model revolver yang kemudian digunakan untuk melawan petugas.

“Karena tindakan VC membahayakan petugas, maka kami melumpuhkan VC dengan timah panas pada dada sebelah kiri dan menyita senpi yang dipegang beserta tiga butir amunisi cal 38,” jelasnya.

Jhony melanjutkan, saat VC dilarikan ke RSUD dr Soetomo Surabaya namun ia tewas dalam perjalanan. Namun dari kasus tersebut, polisi berhasil mengamankan empat orang lagi yakni AA, VV, JR, dan DM di dua tempat berbeda.

“Dari mereka kami mengamankan 59 poket sabu seberat 41,49 gram dan dua pipet kaca ada sisa sabu seberat 2,58 gram,” ungkapnya.

Jhony Isir menambahkan, saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan. Pihaknya juga terus berupaya untuk mengembangkan kasus tersebut. (al/yp)

News Feed