Kamis, 25 November 2021, 18:05 WIB

Amankan Ratusan Motor Berknalpot Brong

Tulungagung, (afederasi.com) – Satuan Polisi lalu lintas (Satlantas) Polres Tulungagung, mengamankan ratusan unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong ketika Operasi Patuh Semeru 2021 berlangsung.

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Muhammad Bayu Agustyan menjelaskan, Selama operasi patuh Semeru 2021, yang dimulai pada 15 November hingga 24 November kemarin, ada sekitar 125 unit sepeda motor berknalpot brong yang sudah diamankan.

“Memang Operasi Patuh Semeru 2021 belum usai, akan tetapi sudah ada ratusan motor berknalpot brong yang diamankan,” ungkap Bayu, Kamis (25/11/2021).

Bayu menuturkan kendaraan yang diamankan tersebut, sebagai tindak lanjut dari aduan masyarakat terkait masih banyaknya pengendara motor yang menggunakan knalpot brong, yang mengganggu masyarakat ketika beristirahat di malam hari. Selain itu knalpot brong juga bisa memicu emosi pengguna jalan lainnya.

“Knalpot brong sendiri memang secara aturan tidak diperbolehkan,” ungkapnya.

Bayu menambahkan, selama melakukan operasi zebra, terdapat empat sasaran target dalam operasi Zebra kali ini, yakni seperti pengguna jalan yang melanggar protokol kesehatan, pengguna jalan yang tidak disiplin berlalu lintas, masyarakat yang menggelar kegiatan yang berpotensi menambah klaster Covid-19 dan lokasi rawan kemacetan, rawan pelanggaran lalu lintas, rawan kecelakaan serta rawan kerumunan.

Baca Juga  Kakorlantas : Saya Harap Aplikasi TACS, Bisa Diterapkan di Seluruh Indonesia

“Karena pandemi masih berjalan, maka penerapan prokes oleh pengguna jalan juga harus diperhatikan,” jelasnya.

Selain itu, Satlantas Polres Tulungagung selama operasi zebra Semeru sedikitnya sudah membagikan 1200 masker kepada pengguna jalan.

Bayu menuturkan, meski ratusan motor knalpot brong telah diamankan. Namun pemilik kendaraan masih bisa mengambil motornya di Kantor Satlantas Polres Tulungagung.

Hanya saja, proses pengambilan kendaraan bermotor tersebut harus dengan syarat mengganti knalpot brong dengan knalpot standart nya. Serta menyelesaikan sanksi denda dalam sidang lantaran melanggar aturan dalam berlalu lintas.

“Bisa diambil asal datang kekantor, bawa knalpot aslinya, ganti ditempat, bayar denda dan boleh diambil,” pungkasnya.(riz/dn)

News Feed