oleh

AKBP EG Pandia Siap Pimpin Kota Marmer Yang Astuti

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia bersama istri ketika memasuki gerbang pora di halaman Mapolres Tulungagung

Tulungagung, (Afedeasi.com) – AKBP EG Pandia menyatakan siap memimpin Kabupaten Tulungagung, khususnya dalam menjaga keamanan guna tercipta situasi yang kondusif serta menurunkan angka kriminalitas.

“Harapannya agar Kabupaten Tulungagung tetap aman dan kondusif serta angka kriminalitas menurun. Dan juga  menjadi Tulungagung Astuti yang artinya Agunge Sikap Tulung Tinulung (Astuti),” kata Kapolres AKBP Eva Guna Pandia seusai mengantarkan Kapolres lama AKBP Tofik Sukendar, Sabtu (28/09/2019).

Pandia sapaan akrab AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, dibawah kepemimpinan kapolres yang lama, dalam waktu 1 tahun 9 bulan sebenarnya situasi di Tulungagung cukup kondusif.

Menurutnya, hal ini tida terlepas dari peran banyak pihak baik aparat penegak hukum, masyarakat, pemerintah setempat, dan tokoh masyarakat.

“Saya kira kapolres yang lama cukup berhasil, dan keberhasilan ini perlu ditingkatkan,” katanya.

Untuk itu lanjut Pandia, dalam kesempatan tersebut ia juga meminta kepada seluruh anggota Polres Tulungagung dan awak media untuk membantu dalam memimpin Kabupaten Tulungagung. Menurutnya, dengan semangat Astuti, ini diharapkan mampu meningkatkan kwalitas komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin.

Baca Juga  Urai Permasalahan Wilayah Selatan, Ini Yang Dilakukan Polres Tulungagung

“Tentu kami tidak bisa bekerja sendiri, dengan Agunge Sikap Tulung Tinulung (Astuti-red) diharapkan kita saling asah asih asuh dan saling membantu,” jelasnya.

Pandia melanjutkan, untuk mensukseskan program-program kerjanya itu, dalam waktu dekat pihaknya akan melaksanakan pembenahan kedalam atau internal institusinya. Selain untuk mengenalkan diri dengan para anggota, pihaknya juga bakal mempelajari karakteristik masing-masing wilayah dan berbagai permasalahannya.

“Kemarin kami juga sudah bersilaturahmi ke beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat Tulungagung,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga memantau perkembangan kasus-kasus yang sedang ditangani Satreskrim. Menurutnya, tunggakan-tunggakan kasus baik yang besar atau kecil juga akan segera dievaluasinya.

“Minta doa dan dukungannya agar kami bisa melayani dan mengayomi masyarakat Tulungagung lebih baik,” pungkasnya.

Sementara itu berdasarkan pantauan Afederasi.com, tradisi pelepasan kapolres tersebut dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Setibanya kapolres yang baru beserta istri, langsung disambut aksi polisi cilik (pocil) dan penampilan reog kendhang yang dimainkan oleh anggota polisi wanita (polwan). Penampilan tersebut juga mengiringi kapolres yang baru menuju halaman Mapolres.

Baca Juga  Situasi Terburuk saat Covid-19, Jumlah Kasus Meningkat Hingga Ancaman Kerusuhan

Setibanya di depan pintu masuk utama Mapolres, kapolres baru bersama istri langsung menjalani prosesi pedang pora hingga keduanya disambut kapolres yang lama dan diajak masuk ke dalam ruangan. (ra/an)

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed