oleh

Tujuh Pengedar Sabu dan Pil Dobel L Diringkus

Lamongan, (afederasi.com) – Sebanyak tujuh orang yang diduga sebagai pengedar narkoba berhasil diringkus jajaran Polres Lamongan selama 14 hari terakhir. Mereka terjaring razia dalam operasi tumpas Narkoba.

Ketujuh orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut yakni AHN (37) warga Desa Kandangsemangkon Kecamatan Paciran, RW alias Resa (29) warag Desa Tanjung Kecamatan Lamongan Kota, ME alias Embeng warga Desa Pacar Peluk Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang, WL (22) , DDI (22), IDW (26) warga Kelurahan Blimbing Kecamatan Paciran, dan AAR warga Desa Karangtawar Kecamatan Laren (19).

“Dari ketujuh tersangka setidaknya petugas berhasil menggagalkan penjualan sabu seberat 59 gram lebih,” kata Kapolres Lamongan AKBP Harun saat jumpa pers Senin (7/9/2020).

Harun mengatakan, dari tujuh tersangka tersebut satu diantaranya yang berinisial adalah AHN (37) adalah residivis yang baru saja keluar dari tahanan karena terjerat kasus ganja. Menurutnya, pria yang berkerja sebagai sopir truk ini kembali ditangkap terkiat dalam peredaran sabu-sabu dengan berat mencapai 44,36 gram.

Baca Juga  Polsek Tikung Bangun Musholla

“AHN ini berhasil ditangkap di rumahnya setelah petugas mendapat informasi ada peredaran narkoba di Lamngan,” terangnya.

Kepada petugas, AHN mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari Madura dan rencananya akan diedarkan ke wilayah Lamongan. AHN ini mengedarkan dan menjual sabu ke pelanggannya dengan sistem ranjau.

“Selain menangkap AHN, petugas juga berhasil menangkap RW alias Resa (29). Ia ditangkap di sebuah SPBU wilayah Ngimbang saat akan mengedarkan sabu – sabu. Dari tangan tersangka polisi berhasil menyita barang bukti sabu seberat 0,32 gram,” jelasnya.

Tak berhenti disitu lanjut Harun, dari keterangan RW ini petugas kembali berhasil menangkap ME alias Embeng dengan barang bukti sebanyak sembilan belas plastik klip berisikan sabu-sabu dengan berat total 11, 21 gram.

“Kemudian tersangka WL (22), DDI (22), dan IDW (26), dari ketiganya polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu dengan total seberat 3,29 gram dan barang bukti lainya,” imbuhnya.

Terakhir, AAR (19) ditangkap disebuah pasar Agrobis Semando Babat saat akan mengedarkan pil dobel L. Dari tangannya polisi berhasil mengamankan barang bukti sebanyak empat puluh butir pil dobel L yang dibungkus didalam plastik klip.

Baca Juga  Yes-Bro Resmi Daftar Ke KPU di Hari Terakhir

Harun menambahkan, untuk empat tersangka yakni RW alias Resa, WL, DDI, dan IDW disangkakan pasal 112 UU NO .35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling singkat 4 tahun penjara dan paling lama 12 tahun penjara.

Sedangkan dua tersangka yakni  ME alias Embeng dan AHN kami jerat pasal 114 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” tandasnya. (ra/yp)

News Feed