oleh

Tak Terima Dituntut 9 Tahun Penjara, PH Ajukan Uji Materiil

Surabaya, (afederasi.com) – Penasehat Hukum (PH) terdakwa tindak pidana narkotika penanam 27 batang tanaman ganja Ardian Aldiano alias Dino (21), akhirnya mengajukan uji materiil terhadap pasal yang didakwakan kepada kliennya.

Singgih Tomi Gumilang, melakukan permohonan uji materiil terhadap penjelasan Pasal 111, dan Penjelasan Pasal 114 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika terhadap Pasal 28D ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 ke Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia yang dianggap merugikan kliennya dengan tuntutan 9 tahun penjara.

Singih menjelaskan, pemohon memohon kepada Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia untuk memberikan tafsir konstitusi terhadap kata ‘pohon’ pada Pasal 111 ayat (2) dan Pasal 114 ayat (2) yang yang dimohonkan pengujian.

Karena, dalam penegakan hukum di lapangan, antara tanaman ganja dengan tinggi 1 cm atau tanaman ganja dengan tinggi 5 meter atau lebih, sama-sama disebut sebagai pohon.

“Sehingga bilamana ada perkara penanam 6 tanaman ganja dengan tinggi 1 cm, otomatis akan dikenakan pasal 111 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” terangnya.

Baca Juga  Kunjungi Yayasan Lingkar Perdamaian, Ini yang Disampaikan Kepala BNPT

Padahal lajut Singgih, dalam website Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta telah memberikan tafsir, bahwa pohon adalah  tumbuhan  yang  mempunyai  akar,  batang,  dan  tajuk  yang  jelas,  dengan  tinggi  minimum  5  meter.

“Itu penjelasan ilimiah terhadap suatu tanaman yang dikategorikan pohon,” paparnya.

Dalam Petitumnya, pemohon memohon kepada Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia agar berkenan memberikan  putusan sebagai berikut,

1. Mengabulkan permohonan Pemohon untuk seluruhnya

2. Menyatakan penjelasan Pasal 111 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika [Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 143] sepanjang kata pohon, bertentangan dengan Pasal 28D ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, sepanjang tidak dimaknai bahwa POHON adalah tumbuhan yang mempunyai akar, batang, dan tajuk yang jelas dengan tinggi minimum 5 meter

3. Menyatakan Penjelasan Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika [Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 143] sepanjang kata pohon, bertentangan dengan Pasal 28D ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, sepanjang tidak dimaknai bahwa POHON adalah tumbuhan yang mempunyai akar, batang, dan tajuk yang jelas dengan tinggi minimum 5 meter;

Baca Juga  Momen HSN, YES Janjikan Insentif Bagi Hafidz Quran

4. Memerintahkan pemuatan putusan ini dalam Berita Negara Republik Indonesia sebagaimana mestinya. (al/yp)                                                      

News Feed