oleh

Tak Pakai Masker, Belasan Pemotor Disidang di Tempat

Lamongan, (afederasi.com) – Tingkat kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) di Kota Soto Lamongan saat berkendara masih rendah. Buktinya, belasan pemotor terazia dan terpaksa disidang di tempat pada Senin (14/9/2020) karena tidak memakai masker.

“Ada sekitar 17 pemotor yang disidang ditempat karena tidak memakai masker,” kata Kapolres Lamongan AKBP Harun disela-sela razia gabungan yang melibatkan Satpol PP, Kejaksaan, dan Pengadilan Negeri Lamongan.

Harun menerangkan, bahwa penertiban disiplin protokol kesehatan tidak hanya dilakukan di area perkotaan. Namun akan menyasar ke wilayah kecamatan hingga tingkat desa.

“Nanti akan kita pantau secara ketat, daerah mana yang masih minim kesadarannya. Padahal Covid-19 ini masih ada,” terangnya.

Harun menegaskan, razia masker akan terus digalakkan, baik di jalan-jalan, pasar tradisional, maupun tempat umum lainnya. Dia menjelaskan,  penegakan disiplin protokol kesehatan ini sesuai Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur nomor 2 tahun 2020 tentang Perubahan atas peraturan daerah Provinsi Jawa Timur nomor 1 tahun 2019 tentang penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban umum, dan pelindungan masyarakat.

Baca Juga  Edarkan Sabu, Duda Dua Anak Dicokok Polisi

“Sesuai peraturan Gubernur Jawa Timur nomor 53 tahun 2020 pasal 9 tentang penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019, bagi perseorangan dikenai denda administratif sebesar Rp 250 ribu. Sedangkan untuk badan usaha dikenai denda mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 25 juta rupiah,” pungkasnya.

Sementara itu Bupati Lamongan Fadeli mengatakan, selain menegakkan disiplin protokol kesehatan, razia ini juga untuk mensosialisasikan penegakan disiplin. Menurutnya, melalui razia masker ini diharapkan masyarakat lekas sadar.

“Bagi pengendara yang terjaring langsung dilakukan sidang secara formal dengan menghadirkan hakim ketua serta panitera pengganti dari Pengadilan Negeri,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Pengadilan Negeri Lamongan Raden Ari Muladi menerangkan, penerapan protokol kesehatan meliputi menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan menjaga jarak. Namun saat ini baru penegakan disiplin penggunaan masker.

“Mulai hari ini penegakan disiplin protokol kesehatan kita lakukan. Sosialisasi ini merupakan pendidikan untuk masyarakat Lamongan, bagi yang tidak memakai masker sanksinya sudah menanti,” ungkap Ari Muladi. (ra/yp)

Baca Juga  Satgas Covid-19 Lakukan Uji Rapid Tes, Pengunjung Pasar dan Pertokoan

News Feed