oleh

Spesialis Pembobol Rumah di Kecamatan Solokuro Diringkus, Beraksi di 9 TKP

Lamongan, (afederasi.com) – Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti ia akan terjatuh juga. Peribahasa tersebut pantas disematkan kepada BB (34) warga Desa Payaman dan EK alias Gareng (31) warga Desa Tebluru Kecamatan Solopuro.

Betapa tidak, dua orang yang sempat membuat resah warga Kecamatan Solokuro tersebut akhirnya ditangkap Tim Jaka Tingkir Polres Lamongan. Mereka diduga telah melakukan pencurian di sembilan TKP di tempat asalnya yakni Kecamatan Solopuro.

Dari tangan kedua pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti sebuah dashbok Handphone (hp) Realme C2 warna hitam, OPPO type A5, sebuah hp Realme C2 wama hitam, satu unit kendaraan sepeda motor Scopy S 2842 ML, dan sebuah TV LCD merk Panasonic 42 inc.

Kapolres Lamongan AKBP Harun mengungkapan, tertangkapnya kedua pelaku  BB dan EW ini setelah usai beraksi bersama-sama melakukan pencurian dua unit ponsel disebuah rumah milik korban Firdatul Izza (24) yang masih satu desa dengan pelaku BB.

“Dimana peran dari tersangka BB tersebut sebagai eksekutor, sedangkan EK berperan menjaga kendaraan milik tersangka BB di warung supaya tidak dicurigai orang,” jelasnya, Rabu (9/9/2020).

Baca Juga  Embat Sarang Burung Walet, Dua Emak-emak Diciduk Polisi

Harun melanjutkan, setelah berhasil melakukan pencurian tersebut kemudian  Hanphone OPPO A5 dari hasil pencurian tersebut dijual oleh kedua tersangka kepada orang lain melalui COD seharga Rp 1,4 juta.  Sedangkan untuk satunya Hanphone merk realme dimiliki oleh tersangka BB.

“Dari hasil penjualan tersebut, BB mendapat bagian Rp 1 juta, dan sisanya sebesar Rp 400 ribu bagian EK,” bebernya.

Masih kata Harun, setelah dilakukan pengembangan ternyata tersangka BB dan EW ini juga mengaku pernah melakukan perbuatan yang sama di beberapa TKP di wilayah Kecamatan Solokuro. Diantaranya, melakukan pencurian di sekat sekolahan Darul Ma’arif Dusun Palirangan. Keduanya berhasil menggasak sebuah handphone merk Samsung J7.

Kemudian di rumah masuk Desa Sugihan, kedua pelaku berhasil menggasak Handphone merk Vivo dan uang tunai sebesar Rp 150 ribu. Masih di tempat kejadian yang sama kedua pelaku juga berhasil mencuri sebuah TV LCD Panasonic 42 inc dan sebuah Handphone merk Vivo.

“Ternyata tersangka BB ini juga mengaku pernah melakukan pencurian sebuah Handphone merk Vivo di kantor Gerinda Desa Payaman sekitar satu bulan lalu lewat jendela dan di desa Palirangan serta toko dekat pondok Al Aman, tersangka BB berhasil menggasak Handphone merk Samsung, rokok dan uang tunai sebesar Rp 70 ribu dengan cara memcukit engsel dengan bendo sekira 3 bulanan,” tambahnya.

Baca Juga  Ratusan Warga Kota Soto Terima Bantuan Peningkatan Rutilahu

Atas perbuatan kedua tersangka disangkakan pasal 363 ayat 1 ke 3e 4e, dan 5e KUHP yang menyebutkan barang siapa diduga dengan sengaja bersama sama melakukan pencurian pada waktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan yang tertutup yang ada rumahnya dengan cara masuk dengan jalan memanjat.

“Dengan ancaman hukuman selama-lamanya sembilan tahun penjara,” pungkasnya (ra/yp).

News Feed