oleh

Sepi Job, Kuli Bangunan Edarkan Sabu

Surabaya, (afederasi.com) – Seorang kuli bangunan yang berinisial ES (37) warga Jalan Siwalankerto harus berhadapan dengan hukum. Pasalnya, ia diduga menjajakan narkotika golongan satu jenis sabu. Ia berdalih, sepinya job yang akhirnya menuntunnya ke jeruji besi.

Kapolsek Tenggilis Mejoyo Kompol Kristiyan Beorbel Martino mengatakan, tersangka ini terlibat peredaran narkoba karena dia kesulitan ekonomi. Tersangka sehari-hari menjadi kuli bangunan ini sepi order untuk pekerjaanya.

Dari tangan tersangka dapat diamankan barang bukti 4 poket sabu hemat. Dengan rincian, berat 0,44 gram, 0,55 gram, 0,50 gram dan 0,44 gram serta timbangan elektrik.

“Disamping menjual, tersangka juga menggunakan narkoba untuk menghilangkan rasa pegal setelah selesai bekerja,” kata Kristiyan, Sabtu (19/9/2020).

Ditambahkannya,  tersangka dengan 1 anak ini mulai mengenal narkoba sejak bergaul dengan temannya yang berinisal MF rekan seprofesinya. Keduanya sudah menggenal narkoba jenis sabu-sabu sejak delapan bulan yang lalu.

“Pengakuannya, kedua pelaku ini mengambil barang sabu dari Madura. Sedangkan ES ini berperan sebagai kurir,” jelasnya.

Dalam setiap pengambilan sabu lanjut Kristiyan, ES mendapat imbalan berupa uang dan juga sabu gratis dari MF. Saat ini, polisi juga tengah mencari keberadaan MF.

Baca Juga  Diduga Depresi, Seorang Kakek Nekat Ceburkan Diri ke Dalam Sumur

“MF sudah ditetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang),” tegasnya.

Kristiyan menambahkan, akibat perbuatannya ES akan dijerat dengan pasal 112 ayat 1, 114 ayat 1, 132 ayat 1 UURI No 35 tahun 2009. (al/yp)

News Feed