oleh

Polresta Banyuwangi Tangkap 55 Tersangka Narkoba

Banyuwangi, (afederasi.com) – Sebanyak 44 paket sabu seberat 25,81 gram berhasil diamankan Polresta Banyuwangi. Barang bukti tersebut hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru, sejak 24  Agustus sampai dengan 4 September 2020.

“Kami berhasil mengungkap 50 kasus dan mengamankan 55 orang tersangka,” tegas Wakapolresta AKBP Kusumo Wahyu Bintoro, (8/9/2020).

Menurut Kusumo, dari 50 kasus itu terdiri dari 9 kasus sabu-sabu dan 41 kasus peredaran obat daftar G. Jumlah tersangkanya sebanyak 55 orang terdiri dari 51 orang laki-laki dan 4 orang perempuan.

Sementara barang bukti yang berhasil disita antara lain, 44 paket sabu seberat 25,81 gram, 22.770 butir trilhexypenidyl, 5 buah timbangan elektrik, 40 unit handphone berbagai merk, 8 unit sepeda motor berbagai merk, 3 bendel plastik klip, 3 buah bong, 2 pipet kaca, serta uang tunai sebanyak Rp. 8 juta lebih.

AKBP Kusumo menegaskan, Polres Banyuwangi berkomitmen memerangi penyalahgunaan narkoba. Pihaknya tidak akan memberikan toleransi maupun kompromi sedikitpun terhadap peredaran barang haram tersebut.

“Ini wujud komitmen Polres Banyuwangi bahwa kita tidak akan ada kompromi terhadap penyalahgunaan narkoba. Ini juga wujud komitmen kami kepada masyarakat. Meski operasi berakhir, kami akan tancap gas terus memerangi narkoba,” tegasnya.

Baca Juga  Gerebek Lokasi Pesta Sabu, Empat Tersangka Diamankan

Sementara itu, pengakuan salah satu tersangka berinsial F. dia yang bekerja sebagai sopir tersebut disuruh oleh seseorang untuk mengambil barang paketan. Disitu dia dijanjikan akan mendapat uang bensin setelah mengbil barang.

“Saya tidak tahu nominalnya berapa, karena saya belum dikasih. Saya hanya dijanjikan uang bensin saja,” katanya.

Dengan dijanjikan mendapat upah setelah mengambil pesanan, F malah tertangkap lebih dulu oleh aparat kepolisian lantaran kedapatan membawa paket sabu seberat 4 gram.

“Saya baru pertama kali ini disuruh oleh seseorang. Barang itu kurang lebih sekitar 4 gram. Dan itupun mengambilnya dengan sistem ranjau,” pungkasnya. (ron/am)

News Feed