oleh

Perangkat Desa Terpilih Terancam Tak Dapat Dilantik

Nganjuk, (afederasi.com) – Pelaksanaan tes penyaringan perangkat desa se-Kabupaten  Nganjuk yang akan mulai pada Kamis, (6/5/2021), disinyalir tidak dapat dilantik menjadi perangkat desa.

Pasalnya Perbup 11/2021 yang dijadikan rujukan dalam penyaringan tersebut, isinya tidak mengatur tentang pelantikan tersebut atau acuan aturannya tidak jelas (kabur)

“Dengan mengacu pada Pasal 43 tentang pelantikan huruf d yakni Pelantikan Perangkat Desa sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilaksanakan di kantor desa atau di balai desa sedangkan ayat tersebut di Pasal 43 tidak ada,” kata Prayogo Laksono praktisi hukum yang saat ini juga telah mengajukan uji materiil ke MA.

Masih lanjut Prayogo, dengan adanya kesalahan dalam penulisan ataupun tata bahasa dalam Perbup yang telah diundangkan pada 25 Maret 2021, sama dengan tidak dapat dipakai (digunakan) sebagai dasar untuk pelantikan, karena terjadi kekosongan hukum.

“Kalau sampai Kepala desa melakukan pelantikan dengan konsideran Perbup 11/2021 sebagaimana yang dimaksud Pasal 43 maka bisa dianggap cacat hukum,” tambah Prayogo praktisi hukum yang saat ini lagi naik daun pada afederasi.com, Rabu, (5/5/2021).

Baca Juga  Dua Warga Ajukan Uji Materiil Perbup Nganjuk 11/2021 ke Mahkamah Agung

Dengan adanya kekosongan hukum pada Perbup itu maka Prayogo Laksono juga menandaskan penyaringan perangkat desa yang dilakukan oleh desa tidak dapat dilakukan selama Perbup belum dilakukan penarikan dan diganti dengan Perbup baru.

Sebab disamping diduga kuat cacat prosedural juga melanggar asas – asas umum pemerintahan yang baik, sebagaimana diamanatkan dalam pasal 9 UU nomor 30 tahun 2014 tentang administrasi Pemerintahan.

“Karena ada kekeliruan yg sangat fatal dalam perbup tersebut maka terkait Penyaringan Perangkat Desa juga terancam batal demi hukum. Errare Humanum Est, Trupe In Errore Perseverare (membuat kekeliruan itu manusiawi, namun tidak baik mempertahankan terus kekeliruan tersebut),” pungkas Prayogo Laksono. (ind/dn)

News Feed