oleh

Narkoba Senilai Rp 300 Juta Lebih Diblender

Tulungagung, (afederasi.com) – Narkoba senilai Rp 300 juta hasil ungkap Satreskoba Polres Tulungagung dimusnahkan pada Selasa (10/6/2020) siang. Barang haram yang terdiri dari 190 gram sabu dan 188 butir pil ekstasi ini dimusnahkan dengan cara diblender.

Sabu-sabu dan pil ekstasi ini didapat dari tersangka IB alias Kerok (42) warga Desa Bedug Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri yang diamankan pada akhir Mei yang lalu.

Tak hanya dari anggota Satreskoba, pemusnahan barang bukti ini juga disaksikan perwakilan dari Pengadilan Negeri (PN) Tulungagung Yuri Ardiansyah, dan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) John Franky Yanafia Ariandi.

Sesuai pasal 91 UURI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, barang sitaan berupa narkotika yang berada dalam penyimpanan dan pengamanan penyidik yang telah ditetapkan kejaksaan ini wajib dimusnahkan dalam waktu tujuh hari dan bisa diperpanjang menjadi 14 hari.

“Jadi pemusnahan barang bukti ini memang sesuai amar undang-undang,” kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia.

Pandia menjelaskan, namun demikian tidak semua barang bukti tersebut dimusnahkan. Tetapi menyisakan sedikit sebagai barang bukti saat penyidikan hingga persidangan.

Baca Juga  Jasad Pria Tenggelam Ditemukan 1,5 Km dari Lokasi

“Karena ini belum inracht, maka dalam pemusnahan barang bukti kita hadirkan dari PN, Kejari, tersangka dan penasehat hukumnya,” katanya.

Pandia melanjutkan, pemusnahan sabu-sabu dan pil ekstasi ini dimusnahkan dengan cara di blender. Setelah tergerus lembut, narkoba yang dicampur air tersebut langsung dibuang ke toilet Mapolres Tulungagung.

Pandia mengungkapkan, tren peredaran narkoba saat pandemi Covid-19 ini memang ada penurunan. Meski demikian, pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan. Buktinya, tersangka IB alias Kerok yang merupakan pengedar lintas kota seperti Surabaya, Mojokerto, Jombang, Blitar, dan Tulungagung ini berhasil ditangkap.

“Kita tetap waspada, termasuk berkoordinasi dengan BNNK, dinas kelautan, dan TNI AL yang mengawasi perairan laut di Prigi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pandia menghimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap bahaya narkoba saat pandemi Covid-19 ini. Jika ada informasi terkait peredaran narkoba di lingkungan masing-masing, diharap segera melapor ke petugas terdekat.

Seperti yang diketahui, IB alias Kerok ini diamankan oleh warga Desa Srikaton Kecamatan Ngantru yang tengah jaga siskamling Covid-19. Ketika itu, tersangka terlihat sakau saat mengemudikan mobil Nissan Grand Livina AG 1653 FA.

Baca Juga  Hari Terakhir Cuti Bersama, Pantai Gemah Diserbu Wisatawan

Setelah diperiksa petugas, ternyata di dalam mobilnya ditemukan sabu-sabu seberat 2 ons, 188 butir pil ekstasi, dan sembilan butir pil psikotropika jenis versi clonazepam, dan uang tunai Rp 1,5 juta.

Pria bertato tersebut adalah seorang residivis yang diganjar penjara 8 tahun penjara dan baru bebas pada 2019 silam. (yp)

News Feed