oleh

Ketua PSHT: Bantu Polisi Tegakan Hukum

Situbondo, (afederasi.com) – Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Tulus Priaymadji  mengaku mendukung atas langkah aparat penegak hukum (APH), dalam mengusut tuntas kasus penganiayaan dan perusakan yang diduga dilakukan oknum PSHT.

“Kami akan memenuhi apa yang dibutuhkan aparat, bahkan saya sendiri yang mengawal mengantarkan warga PSHT yang dipanggil polisi,” bebernya melalui saluran telepon selulernya.

Masih menurut pria yang juga Kepala Dinas Perhubungan ini, pihaknya tidak akan melindungi warga PSHT yang melanggar hukum, dan tetap memberi akses APH melakukan proses hukum.

Tulus juga menegaskan, jika PSHT tidak pernah mengajarkan anggotanya untuk berbuat anarkis, justru PSHT tetap mengajarkan agar menjadi warga yang berguna dan melindungi sesama.

“Saya sebagai ketua PSHT menegaskan, siapapun yang melanggar aturan harus diproses secara hukum, karena PSHT adalah membentuk manusia yang berbudi luhur, bisa membedakan benar dan salah, kalau diluar itu berarti adalah urusan pribadi,” bebernya lagi.

Tulus juga menegaskan, jika pengurus PSHT siap membantu aparat penegak hukum, untuk menindak oknum tidak bertanggung jawab yang memang dianggap bersalah.

Baca Juga  Ada Praktek Penjualan Bayi, ini Penjelasan Kapolres

Diberitakan sebekumnya, polisi terus memburu pelaku penganiaya dan perusakan puluhan rumah dan kios, serta empat mobil termasuk pembakaran kios bensin di Desa Tribungan dan Desa Kayu Putih. Hingga saat ini, dari insiden kejahatan tersebut sudah 45 orang yang ditetapkan sebagai tersangka, bahkan diantaranya adalah anak berhadapan hukum (ABH).

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, saat menggelar konferensi pers di markas Polres Situbondo, Rabu (12/8/2020). Perwira berpangkat melati tiga ini juga menegaskan, jika jumlah tersangka bisa saja bertambah.

“Dari 80 orang yang kami amankan, 45 diantaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Jumlah itu bisa saja bertambah, karena penyidik msih terus bergerak,” terangnya.(ari/am)

News Feed