oleh

Gondol HP Di Warkop, Residivis Dicokok Polisi

Zb ketika hendak dimasukkan ke ruang tahana  Mapolres Tulungagung

Tulungagung, (Afederasi.com) – ZB (47) warga Desa Mondo, Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri bakal merasakan kembali pengabnya jeruji besi ruang tahanan Mapolres Tulungagung. Pasalnya, residivis kasus pencurian tersebut kembali dibekuk polisi pada Senin (28/10/2019) di rumahnya.

Penangkapan terhadap dirinya, lantaran ia diduga mencuri HP merk Vivo V15 milik Luqman Marifat (26) warga Seputih Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung di warung Ketepeng Kembar masuk Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru.

“Saat ini tersangka sudah ditahan di Mapolres Tulungagung,” tegas Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Paur Humas Ipda Anwari, Kamis (31/10/2019).

Dijelaskan, terungkapnya kasus tersebut bermula dari laporan korban ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tulungagung pada Minggu (20/10/2019) pagi. Dalam laporannya, korban mengaku jika hp nya yang berada di bawah meja warung tersebut hilang.

“Jadi awalnya korban melihat youtube melalui hp nya di warung tersebut. Lalu korban tertidur, setelah bangun ternyata hp nya sudah hilang,” katanya.

Baca Juga  Mengenal Pos Digital Astuti yang Tuai Pujian Kapolda Jatim

Berbekal informasi tersebut lanjut Anwari, petugas langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, setelah ditelusuri ternyata hp tersebut sudah ada di tangan orang lain.

“Petugas langsung mengecek asal-usulnya, ternyata orang tersebut mengaku baru membeli hp tersebut kepada tersangka seharga Rp 1.5 juta,” imbuhnya.

Anwari melanjutkan, setelah melakukan penyelidikan akhirnya keberadaan tersangka telah dikantongi petugas. Tak mau kecolongan, petugas pun langsung menuju ke rumah tersangka.

“Awalnya tersangka mengelak, namun saat diinterograsi akhirnya mengakui perbuatannya,” imbuhnya.

Kepada petugas, tersangka mengaku nekat mencuri hp tersebut untuk dijual. Adapun uang hasil penjualan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Mengingat, tersangka juga tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Jadi tersangka dari rumahnya naik bus lalu jalan kaki, ketika ada peluang dicurilah ponsel itu,” ujarnya.

Anwari menambahkan, berdasarkan catatan kepolisian ternyata tersangka merupakan residivis kasus.pencurian beberapa tahun yang lalu. Ketika itu, ia ditangkap oleh anggota Resmob Kediri.

“Atas perbuatannya tersangka bakal dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” pungkasnya. (ra/an)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed