oleh

Gagalkan Pengiriman 6,5 Kg Sabu ke Sampang

Surabaya, (afederasi.com) – Bea Cukai Perak bersama Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Perak (PPTP) berhasil menggagalkan pengiriman sabu ke Kabupaten Sampang Pulau Madura.

Tak tanggung-tanggung, sabu-sabu seberat 6,5 kilogram berhasil diamankan berikut dua tersangka yakni Ht (19) warga Dusun Mandeman Laok Sampang, dan RM (28) warga Laok Sampang yang tinggal di Jalan Kaliasin gang 6 Surabaya pada Selasa (18/8/2020).

Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam rilisnya mengatakan, hasil ini adalah kerjasama antara PPTP dengan Bea Cukai Perak, namun untuk rilisnya diambil alih polda karena hasilnya yang begitu banyak.

“Informasi awal datang dari Bea Cukai Perak saat memeriksa salah satu kontainer dari Malaysia, setelah dilakukan pemeriksaan didapati sejumlah benda mencurigakan,” katanya Senin (31/8/2020).

Setelah dibuka lanjut Trunoyudo, ternyata benda mencurigakan tersebut adalah narkoba yang berjenis sabu yaitu dengan berat 6,548 kilogram. Sedangkan kedua tersangka ada kaitannya dengan jaringan Internasional.

“Mengetahui ada benda haram masuk, Bea Cukai Perak menghubungi PPTP untuk dilakukan penyelidikan bersama,” ungkapnya.

Baca Juga  IDI Beberkan Penyebab Meninggalnya Pasien Covid-19 Terus Bertambah

Selanjutnya untuk mengetahui siapa pemilik dari barang haram tersebut, petugas berupaya untuk menghadirkan alamat tujuan yang tertera pada sabu-sabu tersebut. Kemudian petugas menghubungi seseorang yang alamatnya sesuai dokumen pengiriman.

“Nah saat keduanya datang ke kantor Bea Cukai, mereka langsung diamankan dan diinterograsi,” imbuhnya.

Trunoyudo menambahkan, adapun modus yang digunakan pelaku yakni dengan menggunakan jasa pengiriman, Benda tersebut dikamuflase dengan memasukkan narkotika jenis sabu ke dalam kotak kemasan minuman. Selanjutnya, barang dikirim melalui jasa pengiriman barang dari luar negeri, lalu masuk ke Tanjung Perak, dan dikirimkan ke wilayah Madura Kabupaten Sampang. (al/yp).

News Feed