oleh

Dituding Terlibat Ilegal Logging, Oknum Polisi Lapor Balik

Mataram, (afederasi.com) –  Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) menetapkan tiga tersangka atas kasus dugaan pencemaran nama baik.

Berdasarkan laporan polisi LP/159/IX/2020/NTB/Res KSB, pada Jum”at (25/9/2020).  Pelapor Rico Yulius Darmawan, salah seorang oknum polisi yang bertugas di Polres KSB. Ia keberatan atas ulah tersangka yang menuduh dirinya terlibat dalam aktifitas ilegal logging, bahkan mereka juga melaporkan dirinya kepada Propam Polres KSB.

“Iya benar bang, sesuai hasil gelar perkara dan petunjuk tim ahli, maka ketiga pelaku yang berinisial Za, HB dan AA resmi ditetapkan jadi tersangka pada, Rabu (30/09/2020),” ungkap Kapolres AKBP Herman Suriyono, melalui Kasat Reskrim AKP Afrijal, kepada wartawan, Sabtu (3/10/2020).

Ketiga tersangka itu, lanjut Afrijal merupakan warga Kelurahan Bertong, Kecamatan Taliwang. Mereka diduga melakukan pencemaran nama baik dan tuduhan keterlibatan oknum anggota polisi, namun laporan tersebut tidak terbukti melanggar hukum.

Afrijal mengatakan, ketiganya telah melaporkan dugaan ilegal logging yang dilakukan oknum polisi yang ditujukan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, serta ditembuskan kepada Gubernur NTB, Kapolda NTB, Bupati Sumbawa Barat, Kapolres Sumbawa Barat, Balai KPH Sejorong Mataiyang Brang Rea, Camat Taliwang dan Lurah Telaga Bertong.

Baca Juga  Listrik 450 VA Gratis 3 Bulan, 900 VA Subsidi 50 Persen

Menurut dia, mereka melaporkan tidak disertai data-data akurat dan tidak terbukti. Maka korban yang merasa dirugikan melapor balik atas tuduhan itu. Berdasakan dengan Pasal 27 ayat (3) UU ITE dengan merujuk Pasal 310 ayat (1) KUHP, tentang pencemaran nama baik sebagai perbuatan menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum di ancam dengan hukuman 4 penjara.

“Perbuatan mereka  melawan hukum dengan memberikan keterangan palsu,” pungkasnya.

Sebelumnya, ketiga tersangka telah melaporkan salah satu oknum polisi diduga terlibat melakukan ilegal logging, di kawasan hutan lindung di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat. Namun, setelah terlapor dilakukan pemeriksaan oleh Propam Polres KSB dan melakukan investigasi ternyata laporan tersebut tidak terbukti, sehingga oknum aparat kepolisian melapor balik tiga tersangka. (zan/am)

News Feed