oleh

Diduga Korupsi DD dan Bumdes, Dua Oknum Perangkat Desa Sumberjo Ditahan

Lamongan (afederasi.com) – Dua oknum perangkat Desa Sumberjo Kecamatan Pucuk ditahan Kejaksaan Negeri Lamongan Kamis (13/8/2020). Pasalnya, keduanya diduga telah melakukan perbuatan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) dan Dana Bumdes setempat.

Kedua orang tersebut yakni berinisial BH yang menjabat sebagai Sekertaris Desa (Sekdes), dan AA yang menjabat sebagai Pj Kades Sumberjo dan sebagai Kasi Ekbang Kecamatan Pucuk.

“Dua orang tersebut ditahan di Lapas Lamongan dalam waktu 20 hari kedepan mulai Kamis,” tegas Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Lamongan Subhan.

Subhan menjelaskan, keduanya diduga terjerat kasus penyelewengan dana Bumdes dan Alokasi Dana dDesa (ADD) Tahun Anggaran 2019. Diperkirakan, jumlah kerugian mencapai Rp 100 juta.

“Jumlah kerugian sementara masih dihitung, diperkirakan di atas Rp 100 juta,” jelasnya.

Subhan melanjutkan, penahanan terhadap kedua oknum perangkat desa ini lantaran pihaknya telah cukup bukti berupa dokumen-dokumen dan keterangan saksi yang sebelumnya sudah dimiliki kejaksaan.

“Sementara yang dapat kami simpulkan untuk saat ini dua tersangka dulu, mungkin bisa yang lain kalau memang nanti dari pendalaman dua tersangka ini,” tambahnya .

Baca Juga  Sosialisasikan Jatim Bermasker, Tiga Pilar Blusukan ke Desa-desa

Subhan menambahkan, adapun modus yang dilakukan yakni mereka mengurangi volume pembangunan di desa. Hitungan sementara terdapat 11 item yang tidak pas hitungannya.

“Diduga anggaran Bumdes ini mengendap disalah satu tersangka selama 1 tahun, nilainya sekitar 50 juta,” imbuhnya.

Subhan menambahakan, atas perbuatannya kedua pelaku terancam pasal 2, pasal 3 dan pasal 8 UU Tipikor dengan hukuman minimal empat tahun penjara. (ra/yp)

News Feed